Karya Tulis Ilmiah – Pengertian, Karakteristik, Fungsi, Tujuan, Sistematika dan Jenisnya

Hai sobat, bagaimana kabarnya? Semoga kalian baik dan sehat ya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai karya tulis ilmiah. Kira-kira apa saja yang akan menjadi pembahasannya? Pembahasannya sendiri akan meliputi Karya Tulis Ilmiah – Pengertian, Karakteristik, Fungsi, Tujuan, Sistematika dan Jenisnya dari karya tulis ilmiah itu sendiri.
Bagi kalian yang pernah mengerjakan tugas berupa laporan atau makalah, sebenarnya secara tidak sadar kalian telah mengerjakan karya tulis ilmiah.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah

Yang di maksud Karya Tulis Ilmiah adalah laporan tertulis yang berisi hasil sebuah kegiatan ilmiah yang dilakukan peneliti. Atau definisi karya tulis ilmiah yaitu tulisan yang membahas permasalahan berdasarkan dari penyelidikan, pengamatan, maupun pengumpulan data yang berkaitan dengan permasalahan tersebut dan di tulis menggunakan bahasa yang baku.

Karya tulis ilmiah merupakan suatu karya penelitian, penelitian tersebut misalnya dilakukan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dll. Data yang didapatkannya melalui kajian pustaka, mengumpulkan pengalaman penelitian, dan bisa juga dari pengetahuan orang lain yang di sajikan dengan fakta maupun dengan tulisan yang menggunakan bahasa baku.

Karya ilmiah juga merupakan suatu sikap pernyataan ilmiah seorang peneliti, karya tulis ilmiah tujuan utamanya yaitu untuk memberitahukan kepada para pembaca mengenai suatu masalah dan untuk menemukan jawaban mengenai masalah tersebut serta membuktikan kebenarannya.

Karakteristik Karya Tulis Ilmiah

Adapun beberapa karakteristik karya tulis ilmiah, diantaranya seperti:

  1. Logis
    Maksudnya setiap tulisan pada karya ilmiah dapat di terima oleh akal sehat, jadi tulisannya dapat di buktikan kebenarannya.
  2. Data Yang Jelas
    Data pada karya ilmiah yang dijadikan bahan penelitian, harus jelas sesuai dengan fakta yang ada.
  3. Objektif
    Isinya di tulis secara benar sesuai fakta yang ada tanpa merekayasa atau mengada-ngada.
  4. Sistematis
    Penulisan maupun penyajiannya disajikan secara tersusun atau teratur sesuai prosedur yang berlaku.
    Pembahasannya Tuntas Dan Menyeluruh
    Selain di susun secara sistematis, pembahasan mengenai permasalahan dan pemecahannya dibahas secara tuntas dan menyeluruh, yang sehingga pembaca dapat memahami maksud dari karya tulis ilmiah tersebut.
  5. Menggunakan Bahasa Yang Baku
    Bahasa yang digunakan ialah bahasa yang baku, yaitu sesuai dengan bahasa standar yang benar.
  6. Dapat Di Uji Kebenarannya
    Masalah yang dibahas dan juga pemecahan masalah tersebut dapat diuji kebenarannya, jadi tidak mengada-ngada. Permasalahan yang dibahas dan hasil pemecahannya dapat dilakukan percobaan sehingga kebenarannya bisa dibuktikan.
Baca Juga :  Kalimat Majemuk - Pengertian, Ciri-ciri dan contohnya

Fungsi Karya Tulis Ilmiah

Adapun fungsi dari karya tulis ilmiah secara umum, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Fungsi Untuk Pendidikan
    Fungsi yang pertama yaitu untuk pendidikan, dimana dengan menulis karya ilmiah akan memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga bagi penulisnya. Karena penulis akan mampu berfikir, menulis dan mempertanggung jawabkan hasil dari penelitiannya.
  • Fungsi Untuk Penelitian
    Fungsi yang kedua yaitu untuk dunia penelitian, maksudnya karya ilmiah yang ditulis berguna untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan berguna juga bagi seorang peneliti untuk memperaktekan prosedur ilmiahnya.
  • Fungsi Fungsional
    Dan yang ke tiga sebagai fungsi fungsional, fungsi ini maksudnya karya tulis ilmiah dapat berguna sebagai alat untuk mengembangkan pengetahuan, sebagai bahan pustaka dan untuk kepentingan disiplin ilmu tertentu.

Adapun fungsi lainnya bagi karya tulis ilmiah misalnya yaitu:

  • Untuk Suatu Penjelasan
    Maksudnya karya tulis ilmiah dapat menjelaskan hal-hal yang sebelumnya belum diketahui pembaca, misal seperti hal-hal yang belum jelas dan tidak pasti, sehingga menjadi jelas dan pasti kebenarannya.
  • Untuk Prediksi
    Suatu karya tulis ilmiah hasil penelitian dapat menjadi prediksi mengenai suatu hal yang belum terjadi, sehingga kejadian tersebut bisa di antisipasi atau bisa di cegah.
  • Untuk Kontrol
    Karya tulis ilmiah berguna juga untuk melakukan kontrol terhadap benar atau tidaknya suatu pernyataan mengenai permasalahan.

Tujuan Karya Tulis Ilmiah

Adapun beberapa tujuan dari karya tulis ilmiah di tulis/di susun misalnya seperti:

  1. Di tulis untuk memecahkan permasalahan yang di teliti.
  2. Di tulis untuk menambah pengetahuan sesuai dengan permasalahan yang dibahas.
  3. Di tulis untuk melatih seseorang supaya dapat menulis karya tulis ilmiah secara baik dan benar.
  4. Di tulis untuk melatih kemampuan berfikir penulisnya.
  5. Di tulis untuk mencapai tujuan tertentu.
Baca Juga :  Kematangan Emosi – Pengertian Menurut Para Ahli, Ciri, Cara, Faktor dan Aspek

Sistematika Karya Tulis Ilmiah

Sistematika penulisan karya tulis ilmiah secara garis besar yaitu:

  • Bagian Pembuka
    Pada bagian ini umumnya berisi; sampul atau cover, halaman judul, halaman pengesahan, lembar pernyataan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan daftar lampiran.
  • Bagian Isi
    Pada bagian ini umumnya berisi sebagai berikut:

BAB PENDAHULUAN >> Yang berisi sub BAB seperti; latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dilakukan penelitian, manfaat penelitian, batasan masalah dan hipotesis.
BAB II LANDASAN TEORI >> Yang berisi sub BAB seperti; kajian teori, kerangka berfikir dan hipotesis.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN >> Yang berisi sub BAB seperti; jenis penelitian, lokasi dan tempat penelitian dan teknik pengumpulan data.
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN >> Yang berisi sub Bab seperti; hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN; Yang berisi sub BAB seperti; kesimpulan dan saran.
Bagian Akhir
Biasanya pada bagian ini berisi; daftar pustaka, lampiran-lampiran dan riwayat hidup penulis. Kamu akan menemukan sistematika karya tulis ilmiah yang sedikit agak berbeda, mungkin hal tersebut disebabkan oleh ketentuan atau peraturan penulisan yang digunakan misalnya setiap kampus/sekolah bisa saja menggunakan sistematika yang agak berbeda dalam penulisan karya ilmiah.

Jenis-Jenis Karya Tulis Ilmiah

Adapun jenis-jenis dari karya tulis ilmiah misalnya seperti; makalah, skripsi, tesis, artikel penelitian ilmiah, paper, disertai dan lain-lain.

  • Kesimpulan
    Dari pembahasan tersebut maka dapat disimpulkan, karya tulis ilmiah yaitu suatu tulisan yang berisi hasil kegiatan penelitian yang membahas suatu permasalahan dan hasil pemecahan masalah tersebut. Permasalahan dan pemecahannya berdasarkan pengamatan, penyelidikan, maupun pengumpulan data dengan teknik tertentu dan di tulis dengan bahasa yang baku.

Contoh Karya Ilmiah
BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Pada umumnya, banyak orang yang masih membedakan antara pengertian tulisan dan karangan. Persepsi mereka biasanya mengaitkan kata tulisan dengan hal-hal yang berbau ilmiah (karya ilmiah) sedangkan karangan mengacu pada hal-hal yang bersifat fiktif. Namun sebenarnya makna kata tulisan dan karangan adalah sama. Dengan demikian orang yang melakukan kegiatan menulis berarti ia melakukan kegiatan mengarang. Hasil dari kegiatan menulis atau mengarang bagaimana pun bentuknya kita sebut sebagai tulisan atau karangan tanpa membedakan itu ilmiah atau tidak.

Baca Juga :  Metamorfosis Sempurna -Pengertian, Perbedaan dan Kupu-Kupu

Jika tulisan atau karangan dikaitkan dnegan kata ilmiah maka disebut dengan tulisan ilmiah atau karya ilmiah. Menurut Ekosusilo dan Triyanto (1991: 11), “karya ilmiah adalah suatu karya tulis yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang santun dan isinya dipertanggungjawabkan kebenarannya”. Di dalam makalah ini akan dijelaskan tentang pengertian, ciri-ciri dan jenis-jenis karya ilmiah serta tahap penulisan dan sistematika penulisan karya limiah.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan di atas dan agar pembahasan masalah sesuai dengan tujuan dan manfaat penulisan yang dicapai maka penulis membuat perumusan sebagai berikut:

Apa pengertian dan ciri-ciri karya ilmiah?
Apa saja yang termasuk jenis-jenis karya ilmiah?
Bagaimana tahap penulisan karya ilmiah?
Bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah?

Tujuan Penulisan
Sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah yang disampaikan di atas, ada beberapa tujuan yang ingin dicapai yaitu

Untuk mengetahui pengertian dan ciri-ciri dari karya ilmiah.
Untuk mengetahui jenis-jenis karya ilmiah.
Untuk mengetahui bagaimana tahap-tahap penulisan suatu karya ilmiah.
Untuk mengetahui bagaimana sistematika penulisan karya ilmiah.

Manfaat Penulisan
Dapat memberikan pengetahuan dan gambaran tentang pengertian, ciri-ciri dan jenis-jenis karya ilmiah serta tahap-tahap dan sistematika penulisan karya ilmiah.

Demikian info kali ini terkait Karya Tulis Ilmiah – Pengertian, Karakteristik, Fungsi, Tujuan, Sistematika dan Jenisnya.semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.