Distorsi – Penyebab, Cara mengurangi dan Pengertiannya

Kata (Distorsi) cukup sering digunakan dalam berbagai bidang, termasuk diantaranya dalam komunikasi, ekonomi, seni, akuntansi dan lainnya. Namun arti kata distorsi secara umum merupakan suatu kondisi yang tidak efisien, terjadi penyimpangan dan terjadi gangguan.

Distorsi Dalam Kedokteran
Ditorsi adalah perubahan pada radiograf baik ukuran maupun bentuk dari obyek yg difoto. Adapun distorsi ada 2 yakni Distorsi ukuran ( magnifikasi) dan Distorsi bentuk ( elongation & foreshortening).

Distorsi Ukuran (magnifikasi)
Magnifikasi adaah Suatu kondisi dimana gambar pada radiograf lebih besar dari objek yang sebenarnya. Bagi kebanyakan pemeriksaan klinis, pembesaran terkecil mungkin harus dipertahankan. Selama beberapa situasi, namun, pembesaran yang diinginkan dan harus direncanakan dengan hatihati ke dalam pemeriksaan radiografi. Pemeriksaan jenis ini disebut pembesaran radiografi. Semakin jauh FFD, magnifikasi akan semakin kecil. Semakin dekat OFD, magnifikasi akan semakin kecil.

Distorsi Ukuran

Secara kuantitatif pembesaran diukur dan dinyata Secara kuantitatif pembesaran diukur dan dinyatakan oleh factormagnification (M), yang didefinisikan sbg berikut :

factormagnification

Magnifikasi bergantung pada kondisi geometris pemeriksaan. Bagi kebanyakan radiograf yang diambil pada (FFD) 100 cm, Magnifikasi adalah sekitar 1.1. Untuk radiograph yang diambil pada 180 cm FFD, M sekitar 1,05 dalam pemeriksaan radiografi biasa, hal ini tidak mungkin untuk menentukan ukuran objek. Ukuran gambar dapat diukur secara langsung dari radiograf. Dalam situasi tersebut Magnifikasi boleh ditentukan dari rasio FFD ke sumber untuk objek jarak (FOD):

Ukuran gambar dapat diukur menggunakan rumus magnifikasi factor diatas. Ada dua faktor yang mempengaruhi perbesaran gambar : FFD dan FOD. Untuk meminimalkan magnifikasi maka FFD besar dan FOD kecil. Letakkan objek sedekat mungkin dengan image receptor. Di radiologi terdapat Teknik makroradiografi yang menggunakan magnifikasi objek untuk menggambarkan objek aslinya. Teknik ini menggunakan prinsip magnifikasi atau pembesaran ukuran objek dari ukuran sebenarnya.

Baca Juga :  Muraqabah - Makna, Sifat dan Cara menumbuhkan dan meningkatkan sifat muraqabah

Adapun prinsip pemeriksaan teknik makroradiografi antara lain adalah pembuatan radiograf tanpa grid karena adanya air gap yang diakibatkan oleh OFD (Objek Film Distance) yang lebih besar. Gambaran yang dihasilkan akan lebih besar dari gambaran yang sebenarnya bergantung pada pembesaran yang diinginkan. Pemilihan focus kecil untuk mengurangi ketidaktajaman gambar. Faktor eksposi lebih besar dikarenakan adanya pengaruh dari FFD dan air gap.

Distorsi bentuk
Distorsi bentuk dibagi menjadi 2 yaitu :

Elongation : bentuk lebih memanjang terjadi krn tube dan film tidak tegak lurus.
Foreshortening : pemendekan terjadi ketika letak obyek tidak sejajar dengan film.
Agar tidak terjadi distorsi bentuk sebaiknya obyek – film dan Central Ray dalam satu alignment. Artinya obyek dan film sejajar, dan tegak lurus terhadap Central Ray/tube. Penyudutan tabung (angulasi) disamping berpengaruh terhadap distorsi juga magnifikasi sehingga perlu adjustment (penyesuaian) jarak.

Penyebab Distorsi pada Radiografi

Distorsi dapat mengganggu diagnosis. distorsi gambar disebabkan oleh ketebalan objek, posisi objek dan objek bentuk.

Ketebalan Obyek (Object Thickness)
Pada obyek yg tebal OID untuk setiap bagian tidak sama magnifikasi setia bagian obyek tidak sama Obyek yang tebal lebih banyak mengalami distorsi dibanding obyek yg tipis.

Faktor Ketebalan
Obyek dengan diameter yang sama tetapi memiliki ketebalan yang berbeda akan menghasilkan image yang berbeda Obyek yang sejajar film, gambaran yang diperbesar akan berbentuk sama dg obyek pada film (berlaku untuk sinar sentra / oblik). Ukuran & bentuk bayangan dr bolayang sama besar yang sejajar film tergantung letak lateralnya.

Baca Juga :  Amalan Yang Tak Boleh Anda Lewatkan Dalam Ramadhan

Posisi Obyek terhadap Sinar Sentral

Posisi Obyek terhadap Sinar Sentral
Ukuran dan bentuk bayangan dr bola yang sama besar yang sejajardengan film tergantung letak lateralnya.

Distorsi Karena Bentuk Obyek
Distorsi akan semakin nyata pada obyek-obyek yang memiliki bentuk yang tidak beraturan.

Distorsi Karena Bentuk Obyek

Distorsi Karena Posisi
Dua obyek yang sama dan sejajar film, tetapi jarak terhadap film tidak sama →pembesaran tidak sama.Ukuran dan bentuk bayangan dari obyek miring tergantung dari posisi lateralnya dalam berkas sinar X. Bentuk dan ukuran bayangan tergantung dari sudut inklinasi juga sinar yang dipakai sentral/oblik.

Distorsi berkurang karena :

Cara Untuk Mengurangi Distorsi

Ada beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk mengurangi distorsi antara lain :

Meminimalkan jarak film-obyek / FOD berarti mengurangi resiko ketidaktajaman dan mengurangi magnifikasi citra/bayangan yang dibentuk pada film.
Pastikan methode proyeksi penyinaran yang diterapkan pada pasien tidak mengakibatkan (objek) dalam hal ini pasien merasa kurang nyaman sehinngga pasien cenderung bergerak dan akan mengakibatkan ada jarak/celah antara film dengan objek sehingga efek magnifikasi (pembesaran) semakin besar.
Pastikan garis tengah film tegak lurus dengan pusat sinar-x (Central Ray/CR).
Baca Juga :“Karakter” Pengertian & ( Unsur – Pembentukan )

Pengertian Distorsi Dalam Seni

Pengertian distorsi yang berkaitan dengan penciptaan karya seni diartikan sebagai suatu kemampuan seseorang/seniman dalam melakukan pengolahan objek yang menyebabkan terjadinya perubahan/penyimpangan wujud sesuai dengan selera senimannya.

Seperti yang diuraikan oleh Kartika (2004: 42), menyebutkan bahwa: Distorsi adalah penggambaran bentuk yang menekankan pada pencapaian karakter dengan cara menyangatkan wujud-wujud tertentu pada benda atau objek yang digambar, misalnya pada penggambaran tokoh figur Gatutkaca pada wayang kulit purwa yang digambarkan dengan figur serba mengecil. demikian juga pada penggambaran topeng raksasa dengan warna merah, mata melotot, untuk menyangatkan bentuk karakter figur tokoh angkara murka.

Baca Juga :  Akuntansi - Pengertian, Bidang-bidang akuntansi, Tujuan, Manfaat dan Profesi Akuntansi

Sehubungan dengan pendapat di atas, distorsi yang dimaksud dalam penciptaan seni lukis ini adalah penggambaran bentuk-bentuk yang menekankan pada pencapaian karakter dari figurfigur berupa manusia, binatang atau pun benda-benda yang ada disekitarnya, kemudian dengan melakukan berbagai pengolahan dan perubahan bentuk, lalu ditata sedemikian rupa agar dapat mewakili simbol tertentu sehingga dapat memenuhi ideide yang diinginkan.

Distorsi Dalam Seni Rupa
Pengertian distorsi dalam seni rupa ialah suatu tindakan melukiskan suatu obyek dengan teknik melebih-lebihkan dan menonjolkan bagian bentuk benda yang ingin difokuskan.

Distorsi Dalam Seni Tari
Pengertian distorsi dalam seni tari ialah suatu tindakan melakukan gerakan distorsif atau pengolahan gerak dengan merombak gerakan aslinya. Distorsi dalam tari adalah melakukan gerakan dengan teknik melebih-lebihkan dan menonjolkan bentuk gerakan yang ingin difokuskan.

semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah tentang Distorsi – Penyebab, Cara mengurangi dan Pengertiannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.