Alat Peraga – Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-jenis Alat Peraga

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. kembali lagi di artikel lazuare.com. pada kali ini kita akan membahas tentang Alat Peraga terkait Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-jenis Alat Peraga. nah agar lebih dapat memahami dan mengerti simak ulasan selengakapnya dibawah ini.

Pengertian Alat Peraga

Alat peraga adalah semua atau segala sesuatu yang dapat digunakan dan dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan konsep-konsep pembelajaran dari materi yang bersifat abstrak atau kurang jelas menjadi nyata dan jelas sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian serta minat para siswa yang menjurus kearah terjadinya proses belajar mengajar.

Alat peraga merupakan suatu alat yang dipakai untuk dapat membantu dalam proses belajar-mengajar yang berperan besar sebagai pendukung kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan oleh pengajar atau guru. Penggunaan alat peraga ini mempunyai bertujuan untuk memberikan wujud yang riil terhadap bahan yang dibicarakan dalam materi pembelajaran.

Alat peraga yang dipakai dalam proses belajar-mengajar dalam garis biasanya memiliki manfaat menambahkan kegiatan belajar para siswa, menghemat waktu belajar, memberikan alasan yang wajar untuk belajar, sebab dapat membangkitkan minat perhatian dan aktivitas para siswa.

Pengertian Alat Peraga Menurut Para Ahli : 
Adapun pengertian alat peraga menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

  1. Menurut Wijaya Dan Rusyan “1994”
    Yang dimaksud alat peraga pendidikan adalah media pendidikan berperan sebagai perangsang belajar dan dapat menumbuhkan motivasi belajar sehingga siswa tidak menjadi bosan dalam meraih tujuan-tujuan belajar.
  2. Menurut Nasution “1985”
    Alat peraga pendidikan adalah alat pembantu dalam mengajar agar efektif.
  3. Menurut Sudiana “2009”
    Alat peraga pendidikan adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien.
  4. Menurut Faizal “2010”
    Alat peraga pendidikan sebagai instrument audio maupun visual yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan membangkitkan minat siswa dalam mendalami suatu mater

Tujuan Alat Peraga

Nah berikut ini beberapa tujuan alat peraga disebutkan selain diatas tadi ialah sebagai berikut:

  1. Alat peraga dalam pendidikan memiliki tujuan supaya proses pendidikan lebih efektif dengan jalan meningkatkan semangat belajar para siswa.
  2. Alat peraga pendidikan dapat memungkinkan lebih sesuai dengan perorangan, dimana siswa belajar dengan banyak sekali kemungkinan sehingga belajar dapat berlangsung sangat menyenangkan bagi masing-masing individu.
  3. Alat peraga pendidikan mempunyai manfaat supaya belajar lebih cepat segera bersesuaian antara kelas dan diluar kelas, alat peraga dapat memungkinkan mengajar lebih sistematis dan juga teratur.Materi pendidikan dirancang untuk membuat proses pendidikan lebih efektif dengan memotivasi siswa untuk belajar.
  4. Alat bantu mengajar menjadi lebih relevan bagi individu dan siswa memiliki banyak potensi untuk belajar, yang menjadikan belajar sangat menyenangkan bagi setiap individu.
  5. Materi pendidikan memiliki keuntungan karena dapat belajar dengan cepat antara kelas dan di luar kelas. Bahan ajar memungkinkan Anda untuk mengajar secara sistematis dan teratur.
Baca Juga :  Ergonomi - Pengertian, Prinsip, Sejarah, Tujuan, dan Aplikasinya.

Manfaat Alat Peraga

Berikut ini manfaat dari penggunaan alat peraga pendidikan yaitu antara lain sebagai berikut ini:

  1. Menimbulkan minat sasaran pendidikan.
    Mencapai sasaran yang lebih banyak.
  2. Dapat membantu dalam mengatasi berbagai macam hambatan dalam proses pendidikan.
  3. Dapat merangsang sasaran dari pendidikan untuk mengimplementasikan ataupun melaksanakan pesan-pesan kesehatan atau pesan pendidikan yang akan disampaikan.
  4. dapat membantu sasaran pendidikan untuk belajar dengan cepat serta belajar lebih banyak materi atau bahan yang disampaikan .
  5. Merangsang sasaran pendidikan untuk bisa meneruskan berbagai pesan yang disampaikan yang memberi materi kepada orang lain.
  6. Dapat mempermudah saat penyampaian materi pendidikan atau informasi oleh para pendidik.
  7. Dapat Mendorong keinginan orang-orang maupun individu untuk mengetahui, lalu kemudian lebih mendalami, lalu pada akhirnya mendapatkan pengertian yang lebih baik. Individu yang melihat sesuatu yang memang ia diperlukan tentu akan menarik perhatiannya. Dan juga apa yang dilihat dengan penuh perhatian akan dapat memberikan pengertian baru untuknya, yang merupakan pendorong untuk melakukan ataupun memakai sesuatu yang baru tersebut.
  8. Membantu menegakkan pengertian atau informasi yang diperoleh. Sasaran pendidikan di dalam menerima sesuatu yang baru, manusia memiliki kecenderungan untuk melupakan/lupa. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, AVA (Audio Visual Aido – alat bantu atau peraga audio visual) dapat membantu menegakkan pengetahuan-pengetahuan yang sudah diterima oleh sasaran pendidikan sehingga apa yang diterima akan lebih lama tersimpan di dalam ingatan si penerima.
  9. Tingkatkan minat pada tujuan pendidikan.
  10. Mencapai lebih banyak gol.
  11. Membantu mengatasi berbagai kendala dalam proses pendidikan.
  12. Tujuan pendidikan dapat dirangsang untuk mengimplementasikan atau mengimplementasikan pesan kesehatan atau pesan pendidikan yang disampaikan.
  13. Membantu Anda dengan cepat mempelajari tujuan pendidikan dan mempelajari lebih lanjut atau menyampaikan materi.
  14. Menginspirasi tujuan pendidikan sehingga Anda dapat menyampaikan berbagai pesan yang memberikan materi kepada orang lain.
  15. Akan lebih mudah bagi pendidik untuk menyediakan materi dan informasi pendidikan.
  16. Anda dapat mendorong keinginan orang dan individu untuk belajar lebih banyak, mengeksplorasi, dan pada akhirnya mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Siapa pun yang melihat apa yang mereka butuhkan pasti akan mendapat perhatian, dan apa yang dilihat dengan sangat hati-hati adalah memberinya pemahaman baru yang merupakan motivasi untuk melakukan atau menggunakan sesuatu yang baru. Aku bisa melakukan itu.
  17. Manusia cenderung melupakan / melupakan tujuan pendidikan yang membantu menegakkan pemahaman dan informasi yang diperoleh dan menerima yang baru. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal ini, AVA “Audiovisual Aido-Audiovisual Aid or Tool” membantu meningkatkan pengetahuan yang diterima oleh subjek pendidikan, dan apa yang diterima akan disimpan lebih lama dalam memori penerima.
Baca Juga :  Gambar Ginjal - Pengertian, Struktur dan Fungsinya

Jenis-jenis Alat Peraga

Media model adalah media tiga dimensi yang mewakili benda-benda sebenarnya. Media model juga dapat diartikan suatu benda yang bentuknya sama sedangkan ukurannya berbeda dengan benda yang sesungguhnya. Dalam mengajar tidak selalu dapat digunakan benda sesungguhnya disebabkan oleh beberapa faktor antara lain benda asli terlalu besar dan sulit di dapat. Karena itu digunakan benda-benda pengganti yang menggantikan benda- benda sebenarnya dalam bentuk sederhana. Menghilangkan bagian yang kurang perlu serta menonjolkan bagian yang perlu, benda yang demikian disebut model atau benda tiruan.

Menurut Oemar Hamalik 1989: 134, “Model are Scaled Representations of things” model mewakili dari benda-benda. Model terdiri dari tiga jenis yaitu : a Solid model, terutama menunjukkan bagian luar, misalnya: torso. b Cross Section Model, menampakkan struktur bagian dalam, misalnya : model organ tubuh.c Working Model, mendemonstrasikan model fungsi atau proses, misalnya cara kerja mesin. Ketiga model ini dapat digunakan di sekolah tetapi yang sering digunakan adalah Solid Model. Supaya efektif, penggunaan model hendaknya memperhatikan saran-saran sebagai berikut: a Bentuk dan besarnya model perlu diperhatikan agar bisa dilihat oleh anak secara jelas. b Jangan terlalu banyak penjelasan sebab siswa mengkonsentrasikan pada model bukan pada penjelasan. c Gunakan model untuk tujuan yang jelas bukan pengisi waktu guru dan mengurangi peran guru. d Dalam suatu pelajaran hanya ada suatu model yang terpilih sebab banyak model yang membingungkan siswa. 2 Mock Up Mock Up adalah bagian dari benda yang ingin ditunjukkan cara kerjanya. Contoh: bila guru ingin menunjukkan cara kerja transmisi otomatis, maka cukup menunjukkan bagian transmisi otomatis dan hal yang berkaitan saja bukan menampilkan seluruh bagian mobil. 3 Specimen Specimen merupakan bagian atau pecahan dari benda sebenarnya. Contoh: kulit, tulang, batu-batuan. 4 Replika Replika adalah suatu benda yang memiliki bentuk dan ukuran yang tidak sama dengan benda sesungguhnya.

Baca Juga :  Dropship - Pengertian, Cara Kerja, Contoh, Keuntungan dan Kekurangan

Adapun beberapa contoh alat peraga yang dapat digunakan dalam mengajar yaitu:

  1. Gambar
    Gambar adalah suatu bentuk alat peraga yang nampaknya saling dikenal dan saling dipakai, karena gambar disenangi oleh anak berbagai unur, diperoleh dalam keadaan siap pakai, dan tidak mengita waktu persiapan.
  2. Peta
    Peta bisa menolong mereka mempelajari bentuk dan letak negara-negara serta kota-kota yang disebut Al-kitab. Salah satu yang harus diperhatikan, penggunaan peta sebagai alat peraga hanya cocok bagi anak besar/kelas besar.
  3. Papan Tulis
    Peranan papan tulis tidak kalah pentingnya sebagai sarana mengajar. Papan tulis dapat dirima dimana-mana sebagai alat peraga yang efektif. Tidak perlu menjadi seorang seniman untuk memakai papan tulis. Kalimat yang pendek, beberapa gambaran orang yang sederhana sekali, sebuah diagram, atau empat persegi panjang dapat menggambarkan orang, kota atau kejadian.
  4. Boks Pasir
    Anak kelas kecil dan kelas tengah sangat menggemari peragaan yang menggunakan boks pasir. Boks pasir dapat diciptakan “peta” bagi mereka khususnya bagi kelas tengah karena pada umur tersebut mereka sudah mengetahui jarak dari desa ke desa.

Selain alat peraga yang disebutkan di atas, media mengajar yang paling dikenal di dalam pelayanan anak sering disebut dengan istilah singkat, alat peraga berbentuk fleschard, wayang, boneka jari, rumah palestina dan sebagainya.

Adapun alat peraga yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan alat peraga gambar karena disenangi anak berbagai umur, diperoleh dalam keadaan siap pakai, dan tidak mengita waktu persiapan selain itu untuk menarik perhatian siswa dalam melakukanya yang akan diujikan pada siswa kelas IV SD Negeri 14 Mataram tahun ajaran 2007/2008.

Demikianlah pembahasan mengenai Alat Peraga terkait Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Jenis-jenis Alat Peraga . semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.