Alinea – Pengertian, Fungsi, Tujuan, Unsur-unsur dan syarat-syarat alinea

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, selamat berkunjung di artikel terbaru kami di Lazuare.com dan pada pembahasan kali adalah mengenai tentang alinea terkait Pengertian, Fungsi, Tujuan, Unsur-unsur dan syarat-syarat alinea . Setelah teman-teman membaca artikel ini, kami harap teman-teman bisa mendapatkan apa yang ingin diketahui mengenai tentang alinea.

Pengertian alinea

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ke-3,dari terbitan Departemn Pendidikan Nasional tertera penjelasan bahwa alinea adalah bagian wacana yang mengungkapkan suatu pikiran yang lengkap atau satu tema yang dalam ragam tulis ditandai oleh baris pertama yang menjorok kedalam atau jarak spasi yang lebih.Dalam kamus tersebut alinea diartikan pula sebagai paragraf.
Paragraf adalah seperangkat kalimat yang tersusun secara logis dan sistematis yang mengandung satu kesatuan ide pokok. Disamping itu, secara teknis paragraf merupakan satuan terkecil dari sebuah karangan.Biasanya paragraf itu terdiri atas beberapa kalimat yangberkaitan baik isi maupun bentuknya.

Isi kalimat-kalimat pembangun paragraf itu membentuk satuan pikiran sebagaibagian dari pesan yang disampaikan penulis dalam karangannya. Jadi, dengan kata lain bahwa paragraf adalah satuan terkecil dari karangan yang biasanya terdiri atas beberapa kalimat yang berkaitan dan merupakan uraian tentang sebuah ide pokok.

Pengertian Alinea Menurut Para Ahli
Untuk hal ini sebelum menyimpulkan apa itu alenia sebaiknya kita perlu merujuk pada pendapat para ahli tentang alenia sebagai berikut:

  1. Menurut Lamuddin Finoza “2004:149”
    Mengemukakan bahwa Alenia atau paragraf ialah satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat.
  2. Menurut Sabati Akhadiah, Maidar G. Arsjad, Sakura H. Ridwan
    Mengemukakan bahwa alenia atau paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan “1988:144”.
  3. Menurut Gorys Keraf “1979:62”
    Menyatakan bahwa alenia tidak lain dari suatu kesatuan pikiran yang lebih tinggi atau luas dari kalimat. Alenia merupakan himpunan dari kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan.
  4. Akhaidah serta Kawan – kawan (1999:144)
    Menurut Akhaidah dkk, alenia atau juga paragraf ini merupakan inti dari penuangan buah pikiran yang didukung oleh seluruh kalimat di dalam suatu alenia atau juga paragraf mulai dari kalimat pengenal, kalimat utama atau juga kalimat topik, kalimat penjelas serta kalimat penutup. Himpunan kalimat saling bertalian di dalam rangkaian untuk dapat membentuk gagasan.
  5. Arifin dan S. Amran Tasai (2006:125)
    Pengertian alinea menurut para ahli dari Arifin dan Tasai ini merupakan suatu seperangkat kalimat yang membicarakan 1 gagasan atau juga topik. Kalimat di dalam satu paragraf atau juga alinea memperlihatkan kesatuan pikiran atau pun memiliki atau mempunyai keterkaitan di dalam pembentukan gagasan atau juga topik tersebut.
  6. Ramlan (2010:23)
    Pengertian alenia ini menyatakan bahwa paragraf ini merupakan bagian yang terdiri dari sejumlah kalimat yang mengungkapkan satuan informasi menggunakan ide pokok yakni sebagai pengendali.
  7. Gorys Keraf (1979:62)
    Pengertian alinea menurut para ahli atau paragraf ini merupakan kesatuan pikiran lebih tinggi serta lebih luas daripada kalimat serta juga berupa himpunan dari kalimat yang bertalian di dalam sebuah rakaian untuk dapat membentuk gagasan.
  8. Ahmadi (1991:1)
    Pengertian alinea menurut para ahli ini merupakan satuan pikiran atau juga perasaan, susunan teratur satuan – satuan kalimat yang lebih kecil serta memiliki fungsi ialah sebagai bagian dari satuan yang lebih besar pada keseluruhan komposisi.
  9. Widjono (2007:174)
    Pengertian alinea menurut para ahli ini memiliki atau mempunyai beberapa pengertian paragraf ialah sebagai karangan mini, satuan bahasa yang terdiri dari beberapa kalimat tersebut tersusun runtun serta logis di dalam satu kesatuan ide yang tersusun lengkap, utuh serta juga padu.
Baca Juga :  Populasi - Pengertian, Sampel, Perbedaan, Jenis, Macam, Sifat dan Contoh Populasi

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alenia atau paragraf ialah bagian dari wacana, teks atau karangan yang didalamnya tersusun dari beberapa kalimat yang saling berhubungan satu sama lain sehingga menjadi kesatuan utuh yang membentuk satu gagasan utama.
Diantara beberapa kalimat yang tersusun di dalam paragraf, terdapat satu kalimat yang memuat pokok pikiran atau gagasan pokok, kalimat itu disebut dengan kalimat utama.

Fungsi alinea

Berikut ini terdapat beberapa fungsi alinea, terdiri atas:

  1. Penampung fragmen pikiran atau ide pokok
  2. Alat untuk memudahkan pembaca memahami jalan pikiran pengarang.
  3. Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran secara sistematis.
  4. Pedoman bagi pembaca mengikuti dan memahami alur pikiran pengarang.
  5. Alat untuk penyampai fragmen pikiran atau ide pokok pengarang kepada para pembaca.
  6. Sebagai penanda bahwa pikiran baru dimulai
  7. Dalam rangka keseluruhan karangan paragraf dapat berfungsi sebagai pengantar, transisi, dan penutup (konklusi).

Tujuan alinea

Berikut ini terdapat beberapa tujuan alenia, terdiri atas:

  1. Memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dari tema yang lain. Oleh sebab itu alinea hanya boleh mengandung suatu tema, bila terdapat dua tema, maka dipecahkan menjadi dua alinea.
  2. Memisahkan dan menegaskan perkataan secara wajar dan formal, untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama daripada perhatian pada akhir kalimat. Dengan perhentian yang lebih lama ini, konsentrasi terhadap tema alinea lebih terarah.
Baca Juga :  Etika - Pengertian, Perkembangan, Prinsip, Tujuan, dan Kendala-kendala

Unsur-unsur alinea

Dalam pembentukan sebuah paragraf dibutuhkan unsur-unsur yang membuatnya padu. Unsur-unsur tersebut diantaranya yakni:

  1. Ide pokok yaitu ide pembicaraan atau masalah yang bersifat abstrak.Ide pokok bisaanya berupa kata, frase atau klausa.
  2. Kalimat topik yaitu perwujudan pernyataan ide pokok dalam bentuk yang masih abstrak.
  3. Ide pengembang yaitu rincian atau penjelasan ide pokok dalam bentuk yang kongkret. Ide pengembang berupa kata, frase, atau
  4. Kalimat pengembang yaitu perwujudan pernyataan ide pengembang dalam bentuk kongkret.
  5. Kalimat penegas yaitu kalimat yang berfungsi menegaskan dengan cara mengulang bentuk kalimat topik pada bagian akhir paragraf.
  6. Transisi yakni mata rantai penghubung paragraf. Transisi memiliki fungsi ialah sebagai penunjang koherensi atau juga kepaduan antar kalimat, antar paragraf di dalam suatu karangan.

Paragraf tersusun atas kalimat utama kalimat penjelas, kalimat utama merupakan kalimat inti yang memuat gagasan utama/ide pokok pada sebuah alinea. Sedangkan kalimat penjelas atau kalimat pendukung berfungsi untuk menjelaskan atau mendukung ide utama.

Syarat-syarat alinea

Tidak terdapat syarat yang jelas mengenai seberapa banyak jumlah kalimat yang diperlukan untuk kemudian membentuk sebuah alinea yang ideal, maka kemudian tidak aneh apabila terkadang ada alinea yang hanya terdiri dari satu kalimat.
Panjang pendeknya alinea tersebut dipengaruhi oleh kalimat topik, maka apabila dengan beberapa kata saja sudah bisa atau dapat menjelaskan isi karangan tersebut maka kemudian tidak diperlukan kalimat yang panjang.
Sebab, alinea yang terlalu panjang serta berusaha menjelaskan gagasan pokok yang agak besar justru tersebut dianggap kurang ideal, berbelit – belit serta juga menyulitkan pembaca memahaminya.

  1. Kesatuan (Unity)
    Jadi kesatuan atau unity bukanlah berarti satu atau singkat kalimatnya, melainkan berarti kalimat-kalimat yang ada dalam paragraf tersebut menyatu untuk mendukung pikiran utama sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh. Jadi tiap alinea / paragraf hanya boleh mengandung satu pikiran/tema.
    Contoh paragraf yang memenuhi persyaratan kesatuan.
    Masalah mahasiswa di Indonesia umum sekali. Mereka kebanyakan sulit untuk sepenuhnya memusatkan perhatian pada studi mereka. Kebanyakan dari mereka adalah pemuda-pemuda dari keluarga biasa yang kurang mampu. Para mahasiswa itu pun mencari pekerjaan. Oleh karena itu selama belajar mereka kadang-kadang terganggu oleh keadaan ekonomi.
    Apabila paragraf di atas kita analisis, akan kita temukan.
    Pikiran utama : masalah umum dalam dunia mahasiswa
    Pikiran penjelas : sulit memusatkan perhatian, berasal dari keluarga biasa, terganggu oleh ekonomi
    Unsur-unsur penunjang pada paragraf di atas benar-benar mendukung gagasan utama. Dengan perkataan lain, unsur-unsur penunjang paragraf tersebut membentuk eksatuan ide (unity).
  2. Kepaduan (Koherensi)
    Kepaduan akan terjadi apabila hubungan timbal balik antara kalimat-kalimat yang membina paragraf tersebut, baik, wajar, dan mudah dipahami tanpa kesulitan. Pembaca dengan mudah mengikuti jalan pikiran penulis, tanpa merasa bahwa ada sesuatu yang menghambat atau semacam jurang yang memisahkan sebuah kalimat dari kalimat lainnya, tidak terasa loncatan-loncatan pikiran yang membingungkan.
    Contoh paragraf menggunakan transisi yang benar:
    Perkuliahan bahasa Indonesia sering dapat membosankan, sehingga tidak dapat perhatian sama sekali dari mahasiswa. Hal ini disebabkan bahwa kuliah yang disajikan dosen sebenarnya merupakan masalah yang sudah diketahui mahasiswa, atau merupakan masalah yang tidak diperlukan mahasiswa.
    Di samping itu mahasiswa yang sudah mempelajari bahasa Indonesia sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar atau sekurang-kurangnya sudah mempelajari bahasa Indonesia selama dua belas tahun, merasa sudah mampu menggunakan bahasa Indonesia. Akibatnya memilih atau menentukan bahan kuliah yang akan diberikan kepada mahasiswa merupakan kesulitan tersendiri bagi para pengajar.
    Perhatikan kata atau frase transisi yang digunakan (digaris bawahi) menatakan hubungan kalimat. Tanpa menggunakan frase transisi ini tulisan di atas akan terpotong-potong dan hubungan antar kalimat tidak jelas.
  3. Kejelasan
    Suatu paragraf dikatakan lengkap, apabila kalimat topik ditunjang oleh sejumlah kalimat penjelas. Tentang kalimat-kalimat penjelas ini sudah dibicarakan di bagian awal tulisan ini, yaitu pada unsur-unsur paragraf. Kalimat-kalimat penjelas penunjang utama atau penunjang kedua harus benar-benar menjelaskan pikiran utama, agar paragraf tersebut memiliki kejelasan sehingga mudah dipahami.
Baca Juga :  BUMS – Pengertian, Fungsi, Tujuan, Kelebihan, Kekurangan, dan Contoh

Itulah tadi pembahasan lengkap kami tentang alinea, Semoga artikel tentang Pengertian, Fungsi, Tujuan, Unsur-unsur dan syarat-syarat alinea yang telah kami berikan bisa memberi manfaat kepada teman-teman semua. Terima Kasih dan sampai jumpa di artikel Lazuare.com lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.