Artikel – Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat, Jenis, Struktur dan Contoh Artikel

Selamat datang di Lazuare.com . Untuk pembahasan artikel kali ini ialah tentang Artikel yang akan kami jabarkan melalui Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat, Jenis, Struktur dan Contoh Artikel. Berikut penjelasannya dibawah ini:

ARTIKEL

Pengertian Artikel

Artikel adalah sebuah esai yang sebenarnya lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui koran, majalah, buletin, dll) sedangkan untuk media online dapat di sajikan melalui website dan media sosial yang bertujuan untuk menyajikan ide-ide dan fakta-fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. Artikel merupakan sebauh karya tulis yang berisikan fakta yang bisa memberikan pendidikan, hiburan, pengetahuan atau wawasan bagi setiap pembacanya.

Sebuah artikel dapat memiliki berbagai macam pembahasan, tentu tergantung topik yang disajikan. Mungkin sebagai contoh, berikut ini beberapa artikel-artikel yang sering kita temui, baik di media online ataupun media cetak.

  • Artikel mengenai sejarah
  • Artikel mengenai pendidikan
  • Artikel mengenai petualangan
  • Artikel mengenai Argumentasi
  • Artikel mengenai Penelitian
  • Artikel mengenai kesehatan
  • Artikel mengenai olahraga
  • Artikel mengenai keilmuan tertentu
  • Artikel pengalaman seseorang
  • Artikel mengenai bimbingan atau tutorial

Pengertian Artikel Menurut Para Ahli

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menurut KBBI artikel merupakan suatu karya tulis yang ditulis secara lengkap atau teks esai dalam majalah.
2. Sumandiria, menurut Sumandiria artikel adalah suatu karya tulis lepas berisikan sebuah opini seseorang yang sudah mengetahui secara jauh tentang masalah atau objek yang bersifat aktual dengan tujuan untuk memberitahukan, menghibur, mempengaruhi, dan meyakinkan yang membaca.
3. Al-Aqli, menurut Al-Aqli artikel ialah suatu tulisan yang ditulis sama seseorang atau orang-orang yang disiplin ilmu dengan pembahasan yang ditulis secara lengkap, lugas, dan tuntas sehingga yang membaca dapat menemukan inti dari karangan yang ditulis.
4. Ensikologipedia Pers Indonesia, menurut media cetak ini artikel suatu karangan prosa di dalam media massa dengan pembahasan pokok masalah yang dibahas secara lugas.
6. The America Desk Dictionary, menurut kamus di Amerika, artikel merupakan bagian dari tulisan nonfiksi dengan bentuk bebas, merupakan bagian penerbitan seperti laporan esai.
7. Essential English Dictionary, menurut kamus Inggris, artikel ialah suatu tulisan lengkap di dalam surat kabar, koran, majalah, dan media cetak lainnya.
8. Longman Pitman Office Dictionary, menurutnya artikel adalah suatu prosa nonfiksi dengan bentuk yang biasa, merupakan bagian bebas dari suatu koran, majalah, dan media cetak lainnya.
9. Webster’s New World Dictionary, mengartikan artikel sebagai karya tulis non fiksi yang umumnya ditulis secara singkat dan lengkap seperti karangan berita yang khas dalam media cetak.
10. Webster’s Collegiate Thesaurus, mengartikan artikel sebagai suatu karangan, kritikan, catatan, reportase, manifes, pelajaran, putusan, dan survey.
11. Penguin English Student Dictionary, mengartikan artikel adalah suatu karangan yang tertulis untuk dipublikasikan dalam media berita cetak seperti majalah, koran, dan lainnya.
12. Rillan E. Wolseley, mengartikan artikel sebagai suatu karangan tetulis dengan panjang yang tidak ditentukan dengan tujuan untuk menyampaikan gagasan serta fakta dengan maksud mendidik, menghibur, dan meyakinkan.
13. Tomi Rianto dalam Buku Cepat Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA (2019), teks artikel merupakan sebuah karya tulis lepas, berisikan opini atau pendapat penulis tentang isu permasalahan, bertujuan untuk memberi informasi, mempengaruhi, meyakinkan atau untuk menghibur pembaca.
14. Andi Baso Mappatato, mengartikan artikel sebagai karya tulis yang lengkap, tulisan nonfiksi, serta karangan tertulis yang memiliki panjang tidak menentu.

Tujuan Artikel

Setiap hal yang kita coba untuk sampaikan dalam tulisan, tentunya memiliki tujuan. Tulisan-tulisan tersebut misalnya teks prosedur yang tujuannya untuk memberi petunjuk, teks eksplanasi untuk menjelaskan sesuatu. Berikut tujuan artikel adalah:

1. Tujuan Penugasan
Misalnya seorang siswa sekolah yang diberi tujuan untuk menulis sebuah artikel.

2. Tujuan Informasi
Artikel yang tujuannya semata-mata untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai sebuah hal.

3. Tujuan Persuasi (membujuk)
Artikel yang mengulas sesuatu hal yang didalamnya terkandung muatan pembujukan kepada pembaca untuk melakukan suatu hal atau membeli suatu barang. Misalnya artikel tentang diabetes yang terselip materi promosi akan suatu produk bebas gula yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes. Secara tidak langsung, ini menjadi sanggahan akan ciri obyektif sebuah artikel yang telah disebutkan diatas.

Baca Juga :  Majas Paradoks - Pengertian, Ciri-ciri, Tujuan dan Contohnya

4. Tujuan Entertainment
Artikel yang tujuannya untuk menghibur pembaca.

5. Tujuan Eksistensi
Artikel yang ditulis untuk menjadi penegasan diri atau untuk menyatakan eksistensi diri penulis kepada pembaca.

6. Tujuan Kreatif
Artikel yang dibuat digunakan untuk menyalurkan sebuah ide dan gagasan.

7. Tujuan Pemecahan masalah
Artikel yang dibuat mempunyai tujuan sebagai alat bantu bagi para pembaca untuk memecahkan suatu permasalahan yang sedang dihadapi.

Manfaat Artikel

Menulis artikel dapat mendatangkan banyak manfaat, baik bagi penulis ataupun bagi pembaca, berikut manfaat artikel yang harus kalian ketahui:

Manfaat Artikel Bagi Penulis:
1. Sebagai sarana bagi penulis untuk menyampaikan gagasan, ide atau kritikan.
2. Belajar berpikir secara sistematis, menulis yang baik dan benar, serta berbahasa secara tertib dan teratur.
3. Sebagai sarana untuk memperkenalkan gagasan, pemikiran serta diri pribadi ke publik
4. Belajar memahami tujuan menulis, serta berpikir untuk mampu menguasai kopetensi apa saja yang hendak di capai.

Manfaat Artikel Bagi Pembaca:
1. Sebagai sarana untuk menambah wawasan serta pengetahuan.
2. Sebagai sarana mengedukasi diri.
3. Sebagai sarana perbandingkan dalam melihat suatu topik atau isu permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.
4. Sebagai sarana untuk memberi dampak akademis bagi pembaca.

Kaidah Artikel

Berikurt beberpa kaedah dalam artikel, yaitu:

1. Menggunakan kata-kata denotatif, yakni kata yang bermakna sebenarnya. Kata itu tidak bermakna hal lain ataupun dilebihkan maknanya seperti kata konotatif. Namun, sebagian artikel juga akan menggunakan kata konotatif untuk memperindah dan mempopulerkan tulisannya.
2. Menggunakan kata-kata istilah atau kata teknis yang berkenaan dengan topik pembahasan. Contohnya, jika topik yang dibawakan mengenai kesehatan maka istilah teknis yang digunakan, adalah: virus, bakteri, pola makan, suhu tubuh, dan sebagainya.
3. Banyak menggunakan konjungsi yang menunjukkan hubungan argumentasi atau kausalitas. Contoh: sebab, karena, jika, dengan demikian, oleh karena itu, akibatnya.
4. Menggunakan konjungsi yang menyatakan hubungan keterangan waktu atau kronologis, contoh: sebelum itu, kemudian, pada akhirnya.
5. Dalam artikel pola perbandingan, banyak memuat konjungsi yang menyatakan perbandingan/pertentangan, contoh: sebaliknya, berbeda halnya, namun.
6. Menggunakan kata-kata kerja mental (mental verba), seperti: diharapkan, memperkirakan, memprihatinkan, menduga, menyimpulkan, berpendapat, berasumsi, dan mengagumkan.
7. Banyak menggunakan kata-kata perujukan, seperti: menurut pendapat, berdasarkan data, merujuk pada pendapat.
8. Menggunakan kata-kata persuasif, seperti: sebaiknya, hendaklah, sebaiknya, harus, perlu, selain itu.
9. Artikel harus disusun dengan bahasa yang bersifat argumentatif. Tujuannya agar pembaca bisa menerima dan memahami pendapat penulis, yang didasari dengan berbagai fakta.
10. Artikel harus disusun dengan bahasa yang bersifat faktual. Artinya teks artikel harus disusun dengan menggunakan fakta sebagai pendukung opini.
11. Dalam penulisan artikel dapat menggunakan pronomina (kata ganti untuk orang dan bukan orang). Pronomina dibagi menjadi dua, yakni pronomina persona sebagai kata ganti orang dan pronomina nonpersona sebagai kata ganti bukan orang.
12. Dalam penulisan artikel dapat menggunakan gaya bahasa yang resmi dan tidak resmi. Hal ini bebas dan bergantung pada penulis.

Ciri-ciri Artikel

Adapun ciri-ciri artikel yang perlu diketahui diantaranya yaitu:

1. Isi tulisan didasari oleh fakta bukan sekedar mitos yang belum terjamin kebenarannya.
2. Bersifat faktual dan informative, mengungkapkan informasi yang berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
3. Artikel ilmiah juga memiliki opini atau analisa pemikiran-pemikiran penulis, akan tetapi, pemikiran itu dikuatkan/didasari oleh data valid berupa hasil penelitian sebelumnya, teori, maupun fakta yang ditulis ke dalam artikel.
4. Menggunakan metode penulisan yang sistematis, dengan tujuan agar semua informasi dalam artikel dapat diterima oleh masyarakat luas.
5. Menggunakan ragam bahasa yang resmi dan baku, hal ini dikarenakan dengan menggunakan bahasa resmi yang bercirikan lugas, logis, denotatif dan efektif akan membuat bahasa artikel ilmiah terasa padat dan berisi.
6. Tulisannya singkat, padat, jelas, dan pembahasannya lengkap serta tuntas.
7. Isinya bisa berupa pemaparan biografi tokoh, kisah-kisah perjalanan, argumentasi, peristiwa, atau hal fakta lainnya.

Baca Juga :  Review – Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis, Struktur, Cara Membuat dan Contoh

Jenis-jenis Artikel

1. Artikel Deskripsi
Karangan ini memberikan gambaran tentang kasus / situasi sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasa.
Contoh deskripsi berisi fakta:
Hampir seluruh pelosok Mentawai indah. Ada empat kabupaten di padang pasir. Hutan-hutan ini menyimpan ratusan jenis flora dan fauna. Hutan Mentawai juga menyimpan berbagai jenis anggrek dan fauna yang ditemukan hanya di Mentawai. Kerdil siamang, dan Mentawai lutung monyet primata Simakobu adalah contoh menarik untuk bahan penelitian dan atraksi.

Contoh deskripsi berupa fiksi:
salju, rumput tipis, berkilau diseling putih orange; bayangan matahari terbenam memantul. Angin awal musim dingin berhembus dingin, bermain sisa daun gugur dan bulu coklat melompat menderaikan dari satu cabang ke cabang lain.

2. Artikel Narasi
Dalam narasi sederhana yang dikenal sebagai cerita. Dalam narasi peristiwa atau kejadian secara kronologis. Dalam acara tersebut ada juga pemimpin yang menangani konflik. Narasi dapat berisi fakta atau fiksi.
Contoh
narasi yang berisi fakta: biografi, autobiografi, atau kisah pengalaman. Contoh narasi dalam bentuk fiksi: novel, cerpen, cerbung, atau komik.

3. Artikel Eksposisi
Esai ini berisi deskripsi atau penjelasan dari topik dalam rangka memberikan informasi tambahan atau pengetahuan untuk pembaca. Untuk memperjelas deskripsi, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik.
Contoh:
Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang utama, yaitu akuntansi dan auditing. Di bidang akuntansi, retensi pekerjaan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, akuntansi perencanaan sistem informasi juga digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan.
Pekerjaan audit di bidang akuntansi dalam bentuk pemeriksaan objektif laporan keuangan untuk menilai kewajaran informasi yang terkandung dalam laporan.

4. Artikel Argumentasi
ini bertujuan untuk membuktikan kebenaran pendapat / kesimpulan dengan data / fakta sebagai alasan / bukti. Menurut argumen penulis mengharapkan pembenaran pembaca. Elemen pendapat dan data, serta fakta atau alasan yang mendukung pendapat.
Contoh:
Kepahlawanan harus selalu dipupuk dan dikembangkan sebagai heroik. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan kepribadian luhur, berjiwa, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan kasih kepada sesama. Semua sifat ini diperlukan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.

5. Artikel Persuasi
Karangan ini bertujuan untuk mempengaruhi pembaca untuk melakukan sesuatu. Dalam persuasi penulis mengharapkan gerakan motorik dalam bentuk tindakan motorik yang dilakukan oleh pembaca menurut penulis direkomendasikan dalam esai.
Topik / tema yang tepat untuk persuasi, misalnya:
Katakan tidak untuk obat menghemat energi untuk generasi mendatang Hutan sahabat kita hidup sehat tanpa rokok Membaca memperluas cakrawala Langkah menyusun persuasi: Menentukan topik / tema Merumuskan tujuan Mengumpulkan data dari berbagai sumber Mengembangkan garis mengembangkan lini menjadi persuasi buket.

6. Artikel Eksploratif
Artikel atau tulisan yang berisi ungkapan dari fakta-fakta menurut sudut pandang si penulis.
Contoh artikel Eksploratif : Makalah penelitian

7. Artikel Prediktif
Artikel yang memuat tentang sesuatu yang sifatnya akan atau belum terjadi, menurut analisa si penulis.
Contoh artikel Prediktif : Prakiraan cuaca, Prediksi skor (hasil) pertandingan sepakbola.

8. Artikel Eksplanatif
Adalah tulisan yang dibuat untuk menerangkan atau menjelaskan suatu hal kepada pembaca menurut berbagai sudut pandang, terutama dari sudut penulisnya. Contoh artikel Eksplanatif : Buku berjudul “3 Ciri Pribadi Sukses” oleh (Kevin Wu. Gatra, 16 Maret 2011), serta buku-buku sejenisnya yang lain

Struktur Artikel

Secara umum, struktur artikel terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian Pernyataan pendapat atau tesis, bagian argumentasi, dan bagian pernyataan ulang atau reiterasi. Penjelasannya ada di bawah ini:

1. Tesis
Merupakan pendapat dan opini umum yang meliputi pengenalan isu, masalah, atau pandangan penulis secara umum mengenai topik yang akan dibahas dalam artikel.
2. Rangkaian argumen
Berupa sejumlah pendapat, opini, atau argumen penulis sebagai penjelasan atas tesis yang telah dikemukakan. Bagian ini juga biasanya diperkuat oleh fakta dan data yang digunakan untuk memvalidasi argumen.
3. Penegasan ulang
Merupakan perumusan kembali secara ringkas mengenai tesis dan fakta yang telah disampaikan. Bagian ini juga dapat memuat rekomendasi berupa solusi konkret dari penulis.

Baca Juga :  Virus Zika – Pengertian, Penyebab, Struktur, Gambar Dan Perawatan

Berikut ini terdapat beberapa struktur artikel, terdiri atas:
1. Pembuka (lead)
Pembuka adalah alinea pertama pada awal sebuah artikel. Terdiri atas prolog, lead, intro, atau teras yang umumnya disebut dengan pembuka. Bagian kepala ini berisi uraian aktual yang penting untuk dijadikan pijakan pada pembahasan artikel berikutnya.
Bagian pembuka ini berisi uraian peristiwa, pernyataan, rangkaian kejadian, kutipan kata bernyali dan sebagainya. Jika kita jeli dalam menguraikan peristiwa atau pernyataan yang akan kita tuangkan dalam artikel, maka akan ada daya tarik tersendiri.

2. Leher
Pada bagian ini disambungkan teras dengan isi materi yang akan disajikan dalam artikel. Bagian ini sering disebut sebagai jembatan atau pengait. Isi bagian leher artikel ini menyampaikan pernyataan atau uraian yang mengungkapkan suatu permasalahan. Jelasnya, bagian ini menghubungkan antara kepala dengan perut artikel yang kita rencanakan.

3. Isi/tubuh
Bagian isi artikel merupakan bagian yang paling penting dalam proses penulisan artikel, karena di bagian inilah segala permasalahan dituangkan. Bagian ini berupa uraian eksplanasi. Caranya dengan mengungkapkan permasalahan yang ingin dikupas. Usahakan tetap terjaga fokusnya, jangan sampai keluar dari fokus permasalahan.

4. Alinea penutup
Bagian akhir dari artikel biasa disebut antiklimaks, kaki, atau ending dari suatu artikel. Bagian ini berisi kalimat kunci yang merangkum pembahasan kedalam bentuk simpulanyang ringkas dan jelas.
Dalam membuat ending yang baik, kita harus mengaitkan kembali teras, prolog, isi, dan materi artikel dengan runtut agar tercapai suatu kesatuan yang utuh. Jangan mengakhiri penulisan artikel dengan simpulan yang bernada normatif, umum, atau menggurui.

Contoh Artikel

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari
Minum air putih saat bangun tidur terbukti merupakan metode yang ampuh dalam menjaga kebugaran dan kesehatan. Bahkan jauh sebelum hal ini menjadi trend, masyarakat Jepang telah terbiasa dengan hal ini, dimana mereka senantiasa rutin minum di pagi hari.
Manfaat yang akan kita dapatkan ketika memutuskan rutin minum disetiap pagi tidak tanggung-tanggung, diantaranya ialah damat mengencangkan kulit, terhindardari diabetes dan obesitas, mengobati penyakit mata, kelain tubuh serta masih banyak lagi.

Kemudian mengapa minum air di pagi hari menjadi sesuatu yang penting?
70 persen dari tubuh kita berupa air, apabila kebutuhan air dalam tubuh tidak dapat terpenuhi maka sudah dapat dipastikan tubuh akan mengalami gangguan, baik jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
Hal inilah yang menyebabkan minum air di pagi hari menjadi sangat penting, Untuk lebih jelasnya berikut manfaat air bagi tubuh.

Meningkatkan Metabolisme
Minum air putih dalam keadaan perut kosong dapat meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh. Peningkatan metabolisme menjadi sangat penting bagi mereka yang sedang menerapkan diet ketat. Dengan meningkatnya proses metabolisme, itu artinya sistem pencernaan menjadi lebih baik.

Membantu menghilangkan Racun Dalam Tubuh
Malam hari adalah dimana tubuh memperbaiki diri serta mengeluarka semua racun yang ada di dalamnya. Ketika meminum air di pagi hari dalam keadaan perut kosong, artinya racun dalam tubuh dibersihkan dengan air tersebut.

Mencegah Kenaikan Berat Badan
Saat meminum air putih di pagi hari, hal tersebut secara tidak langsung dapat mencegah kenaikan berat badan. Sebab dengan minum di pagi rasa lapar dan hasrat ingin makan akan sedikit berkurang.

Demikianlah penjelasan tentang Artikel yang meliputi Pengertian, Ciri, Tujuan, Manfaat, Jenis, Struktur dan Contoh Artikel. Sampai jumpa pada artikel berikutnya. Terimah kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.