Biografi – Pengertian, Unsur, Jenis, Ciri, Struktur dan Contoh Biografi.

Untuk kali ini Lazuare.com akan membahas sebuah artikel yang mengenai tentang Biografi. Tentu tidak asing lagi bagi teman-teman mengenal yang namanya biografi, yang dimana dijelaskan bahwa biografi secara umumnya mengangkat kisah hidup tokoh terkenal atau pahlawan yang berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Teks biografi ini sendiri sama seperti karya tulis lainnya yang juga memiliki pesan bagi pembacanya melalui pengalaman hidup seseorang. Supaya, pembaca bisa termotivasi, mendapatkan pandangan baru atau menemukan solusi bila masalah yang dihadapinya serupa.
Mungkin itulah sedikit gambaran mengenai tentang biografi. Untuk mengetahui dan memahami lebih dalam dan jelas perihal teks biografi, teman-teman bisa membaca Pengertian, Unsur, Jenis, Ciri, Struktur dan Contoh Biografi dibawah ini!

 

Pengertian Biografi

Menurut KBBI, pengertian biografi merupakan riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain. Jadi, biografi biasa dianggap sebagai suatu karya tulis yang berisikan rangkaian kisah nyata tentang seorang tokoh.

Secara umumnya, biografi dibuat dalam bentuk catatan tertulis, tetapi bisa juga dimuat dalam bentuk lain seperti rekaman atau media visual. Pada umumnya, biografi bercerita tentang peristiwa dan keadaan hidup seseorang. Kendati demikian, biografi paling sering berkisah tentang tokoh sejarah atau publik, sampai profil kehidupan seseorang.

Sehingga, pengertian biografi tersebut tak jauh berbeda dengan istilah menceritakan atau menginformasikan kepada khalayak umum mengenai kehidupan seseorang. Biasanya, teks biografi tersebut jauh lebih kompleks dari sekadar informasi mengenai tanggal lahir, tanggal kematian, dan lain sebagainya. Namun, teks biografi lebih cenderung menceritakan tentang kisah teladan hingga melibatkan rasa emosional pembaca. Teks biografi tersebut bisa menceritakan secara lengkap dari tokoh semasa kecil ataupun cukup mengambil kisah dalam rentang waktu tertentu.

Pengertian Biografi Menurut Para Ahli:

Para ahli pun memiliki pandangan berbeda-beda mengenai pengertian biografi, antara lain:

1. Toyidin (2013 : 292)
Menurut Toyidin, pengertian biografi adalah riwayat hidup seseorang atau tokoh yang ditulis oleh orang lain. Umumnya, orang-orang membaca biografi orang lain karena ingin tahu ideologinya, kehidupannya, perjuangannya, dan lain-lain. Hal-hal tersebut yang dianggap baik tentu diteladani dan dijadikan tolak ukur dirinya.

2. Wahono
Wahono mendefinisikan pengertian biografi sebagai cerita yang bersifat faktual, yang mana cerita tersebut ditulis sesuai fakta-fakta yang disampaikan oleh penulis. Fakta tersebut bisa berupa keistimewaan orang yang sedang ditulis biografinya, prestasi, ideologi dan prestasi lainnya.

3. Istiqomah (2015)
Menurut istiqomah, pengertian biografi adalah riwayat hidup seseorang yang diceritakan lewat tulisan. Istiqomah juga menyebutkan bahwa penulis dalam membuat biografi berperan sebagai orang ketiga. Dalam hal ini, penulis memiliki hak cipta atas karya tokoh yang dituliskan. Sedangkan, tokoh yang ditulis sebagai narasumber.

4. Menurut Kemendikbud (2014:37)
Menurut kemendikbud, pengertian biografi merupakan teks yang mengisahkan tokoh atau pelaku, peristiwa, dan masalah yang dihadapinya.

Unsur Biografi

Berikut dibawah ini beberapa unsur-unsur kebahasaan teks biografi yaitu:

Baca Juga :  Tutorial Lengkap Buat Stiker WA Gerak Tanpa Aplikasi + 4 Rekomendasi Aplikasi Stiker WA Gerak

1. Kata hubung
Jika dilihat dari unsur kebahasaan dan kaidah kebahasaan teks biografi, kata hubung menjadi unsur yang perlu dikuasai. Kata hubung berperan untuk menyambung antara satu kata dengan kata yang lain sehingga terbentuklah menjadi sebuah kalimat.Kumpulan kalimat dengan kalimat lain nantinya akan membentuk sebuah paragraf. Kumpulan dari paragraf satu dengan paragraf lain akan membentuk sebuah karya tulis atau karya teks. Dimana dari proses pembentukan kata dan kalimat dibutuhkan kata hubung. Kata hubung tersebut berperan sebagai penyambung kata dalam sebuah kalimat. Apabila kata hubung tersebut sebagai penghubung, maka kata hubung tersebut disebut dengan konjungsi intrakalimat.

Bentuk dari konjungsi intrakalimat ditandai dengan kata-kata seperti dan, tetapi, lalu, kemudian dan masih banyak lagi. Jadi buat Anda yang ingin menghubungkan kalimat satu dengan yang lain agar saling padu bisa menggunakan salah satu kata tersebut.

2. Rujukan kata
Pernahkah Anda mendengar rujukan kata? Rujukan kata digunakan untuk merujuk kata-kata yang sebelumnya pernah dilakukan. Model rujukan kata yang digunakan pun bermacam-macam, ada kata rujuk benda dan kata rujuk tempat. Bahkan, ada juga loh kata rujuk orang.
Contoh kata rujuk benda, sering menggunakan kata-kata seperti ini, itu dan tersebut. sedangkan untuk kata rujuk tempat, lebih sering menggunakan kata disini, disitu, di sana dan masih banyak lainnya. sementara rujukan kata yang menunjukan orang bisa menggunakan kata mereka, dia, beliau, dia dan masih banyak lagi.

3. Peristiwa Waktu dan Tempat
Unsur-unsur kebahasaan pada teks biografi yang tidak kalah penting lain adalah peristiwa waktu dan tempat. Fungsi pentingnya peristiwa waktu dan tempat tidak lain ingin menunjuk pada sebuah peristiwa atau kejadian, waktu dan tempat yang sudah pernah dialami si tokoh.

Dimana peristiwa dan tempat tersebut menjadi momen memorable bagi sebagian banyak orang. itu sebabnya, lebih banyak buku biografi tentang tokoh besar. Hasil penjualan di pasaran pun laris dicari orang. sedangkan, orang-orang yang tidak memiliki kekuatan pengaruh besar, buku kurang diminati pasar, karena konsumen tidak mengenal siapa sih tokoh yang dituliskan tersebut.

4. Kata kerja
Dalam unsur kebahasaan teks biografi, kata kerja disebut juga dengan verba. Kata kerja juga dapat diartikan sebagai kelompok kata yang menceritakan perjalanan dan kisah seorang tokoh. Nah, ternyata unsur kata kerja ini sendiri dibagi berdasarkan bentuk dan berdasarkan dengan jenisnya.

Dari beberapa unsur kebahasaan teks ini di atas, jika ingin dipelajari secara lebih dalam, masih ada banyak sekali ulasannya dan tidak dibahas secara mendalam disini.

Jenis-jenis Biografi

Biografi dibagi menjadi beberapa jenis atau macam, antara lain:

1. Biografi Menurut Sisi Penulisnya
Dibagi menjadi dua yakni autobiografi dan biografi yang ditulis orang lain. Autobiografi adalah biografi yang ditulis sendiri oleh tokoh atau orang yang bersangkutan. Sedangkan biografi adalah biografi yang ditulis orang lain dengan izin dari tokoh yang akan diceritakan.

Baca Juga :  Kalimat Ambigu - Pengertian, Ciri-ciri, Jenis-jenis, Faktor-faktor dan Contohnya

2. Biografi Menurut Isinya
Menurut isinya, biografi dibagi menjadi dua yaitu:

  • Biografi perjalan hidup: Membahas tentang perjalanan hidup suatu tokoh yang dibuat dengan lengkap atau singkat.
  • Biografi perjalanan karir. Membahas tentang perjalan karir seorang tokoh dari awal sampai mencapai kesuksesan.

3. Biografi Menurut Persoalan Yang Dibahas
Biografi berdasarkan persoalan yang dibahas dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Biografi Politik. Yang berisikan tentang cerita tokoh-tokoh yang berkecimpung pada dunia politik.
  • Bografi Jurnalistik atau Sastra. Biografi yang dibuat oleh seseorang yang sebelumnya melalui proses seperti wawancara, riset dan lainnya.
  • Intelektual Biografi adalah biografi yang dibuat sesuai dengan gaya penulisan ilmiah.

4. Biografi Menurut Penerbitnya
Menurut penerbitnya, biografi dibagi menjadi dua, yakni:

  • Buku Sendiri. Adalah biografi yang semua biayanya ditanggung pribadi oleh si pembuat biografi
  • Buku Subsidi. Adalah biografi yang dibuat dan dibiayai oleh sponsor baik dari biaya penulisan, percetakan, dan biaya lainnya.

Ciri-ciri Biografi

Biografi mempunyai ciri-ciri antara lain:
1. Biografi mempunyai struktur yang tersusun atas: Orientasi, peristiwa atau masalah, dan juga reorientasi.
2. Biografi berisikan sebuah informasi fakta dan juga disajikan dalam bentuk narasi
3. Faktualnya atau faktanya menurut pengalaman hidup seseorang yang diceritakan dalam tokoh biografi itu.
4. Hal yang sangat penting dalam teks biografi antara lai:

  • Judul biografi
  • Hal yang menarik dan membuat terkesan yang ditampilkan dalam kehidupan tokoh yang diceritakan
  • Hal yang membuat kagum dan mengaharukan yang timbul dalam kehidupan tokoh yang diceritakan
  • Hal yang bisa menjadi contoh atau menjadi teladan dari kehidupan tokoh.

Struktur Biografi

Struktur teks biografi terdiri atas tiga bagian, yaitu:

1. Orientasi
Orientasi merupakan bagian awal dari teks biografi. Bagian ini mencakup pengenalan tokoh dan latar belakang kisah atau peristiwa yang akan diceritakan pada bagian selanjutnya. Orientasi berfungsi untuk memudahkan pembaca dalam memahami informasi dasar mengenai peristiwa yang diceritakan. Bagian ini juga merupakan pengantar sebelum masuk ke pembahasan yang lebih rinci.

2. Peristiwa Penting
Selanjutnya, peristiwa penting. Pada bagian ini, diceritakan tentang rangkaian peristiwa, yaitu kejadian-kejadian utama yang dialami tokoh. Bagian ini disusun secara kronologis sesuai urutan waktu. Terkadang, penulis juga menyertakan beberapa komentar pada bagian-bagian tertentu dalam kronologi peristiwa.Bagian ini juga merupakan inti dari teks biografi karena pada bagian inilah pembaca dapat mengambil hikmah dan teladan dari kisah hidup sang tokoh.

2. Reorientasi
Terakhir yaitu reorientasi. Bagian ini berisi komentar atau pernyataan simpulan mengenai rangkaian peristiwa yang telah diceritakan sebelumnya. Reorientasi berperan sebagai penutup pada teks biografi dan bersifat opsional.Bagian ini memudahkan pembaca dalam memahami peristiwa yang telah diceritakan dan memahami alasan tokoh tersebut patut dijadikan teladan bagi banyak orang.

Contoh Biografi

Berikut ini, salah satu contoh teks biografi:

Biografi Presiden B.J. Habibie

Baca Juga :  22 Pengertian Kepribadian Menurut Para Ahli, Teori, Ciri, Unsur, Aspek & Jenis

Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ketiga Republik Indonesia yang biasa dipanggil B.J. Habibie ;lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.

Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak. Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.

Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.

Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka. Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman.

 

Itulah tadi ulasan tentang biografi yang dimana pembahasannya meliputi Pengertian, Unsur, Jenis, Ciri, Struktur dan Contoh Biografi. Semoga bisa bermanfaat buat teman-teman yang telah membaca artikel kami. Terimah kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.