Contoh Peragraf Narasi

Suatu gagasan dapat disampaikan melalui berbagai gaya tulisan, bergantung pada tujuan komunikasinya. Berbagai gaya dalam penyampaian gagasan tulisan, di antaranya gaya narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi dan persuasi. Dalam KBBI, narasi diartikan sebagai pengisahan suatu cerita atau kejadian. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Contoh Peragraf Narasi


Contoh Paragraf Narasi

Berikut ini terdapat beberapa contoh paragraf narasi, antara lain sebagai berikut:

1. Contoh Paragraf Narasi Tentang Lingkungan
Sejumlah pembenahan dilakukan di lingkungan oleh pihak sekolah kami dalam beberapa bulan terakhir. Pembenahan dilakukan mulai dari ruang guru yang dipermak beberapa bagian dan diganti warna catnya. Pembenahan tersebut juga terjadi di beberapa ruang kelas dan juga ruang perpustakaan. Dengan begitu, ruang-ruang yang ada di sekolah akan lebih nyaman untuk digunakan. Tak hanya sampai di situ, agar sekolah kami pun juga diganti dengan pagar yang tingginya menjapai 2,5 meter dan di ujung atasnya terdapat kawat berduri yang memanjang.

Pemasangan pagar itu dilakukan sebagai cara untuk menakut-nakuti pencuri yang hendak mencuri barang-barang di sekolah kami. Sebab, pihak sekolah menyatakan bahwa sekolah kami tidak ingin mengalami pencurian seperti beberapa sekolah lainnya, di mana penyebab utama terjadinya pencurian tersebut adalah rendahnya tinggi pagar sekolah. Selain pagar, CCTV pun dipasang pihak sekolah di beberapa sudut-sudut tertentu dan dikontrol oleh pihak keamanan. Pembenahan-pembenahan yang dilakukan oleh pihak sekolah tersebut bisa membuat lingkungan sekolah kami menjadi lebih aman dan nyaman lagi.

Beberapa contoh di atas hanya segelintir dari contoh paragraf narasi tentang lingkungan sekolah. Pembaca bisa mengembangkan dan mengkreasikan contoh-contoh tersebut. Adapun pembahasan kali ini dicukupkan sampai di sini saja. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca, baik itu di ranah paragraf narasi khususnya, maupun bahasa Indonesia pada umumnya.

2. Contoh Paragraf Narasi Tentang Kesehatan
Tubuh Dina pun kian melemas. Sedari tadi, dia sangat tidak konstentrasi saat pelajaran berlangsung. Pandangan matanya pun kian mengabur dan pikirannya pun berkonang-kunang. Tak perlu menunggu waktu lama, Dina tergeletak di lantai di lantai kelas yang ada di sebelah kanan bangku kelas yang ia duduki. Sntak, semua yang ada di kelas Dina panik dan membawa tubuh Dina menuju ke Unit Kesehatan Siswa (UKS).

Sekian lama tak sadarkan diri, Dina pun akhirnya akhirnya tersadar juga. sejumlah teman yang disuruh Pak Guru untuk menjaga Dina di UKS tampak senang melihat temannya yang sudah tersadar tersebut. Kepada teman-temannya itu, Dina menceritakan bahwa dirinya tidak sempat sarapan terlebih dahulu di rumah, sehingga hal itu membuatnya lemas dan tidak berkonsentrasi.

Akhirnya, teman-teman Dina pun membeli sepotong roti dan air mineral agar perut Dina terisi penuh oleh makanan, sehingga tubuhnya kembali kuat dan bisa berkonsentrasi saat belajar di kelas.

3. Contoh Paragraf Narasi Tentang Liburan Sekolah
Tepat ketika tanggal 10 Maret, sekolahku libur selama sembilan hari dan akan berakhir pada tanggal 18 Maret. Aku dan seluruh keluargaku tidak menyia-nyiakan waktu ini untuk mengadakan liburan keluarga. Ketika itu aku memilih berlibur ke Pantai Parangtritis.

Pagi-pagi aku telah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang nantinya diperlukan. Sepanjang perjalanan, aku iringi dengan nyanyian lagu riang. Betapa senangnya aku ketika sampai di pantai tersebut. Dengan hati suka ria, aku sambut Pantai Parangtritis dengan senyumku. Pantai Parangtritis, pantai nan elok yang menjadi favoritku.

Tanpa menyia-nyiakan waktu, aku mengajak kakakku untuk bermain air. Kuambil air dan aku ayunkan ke mukanya. Dengan canda tawa, kami saling berbalasan. Puas rasanya, terasa hilang semua kepenatan karena kesibukan tiap harinya. Di sana, aku dan seluruh keluargaku saling berfoto-foto untuk mengabadikan momen yang indah ini.

Baca Juga :  Teknologi Informasi – Pengertian, Sejarah, Peranan dan Dampak

Tak terasa waktu berjam-jam telah kuhabiskan disana. Hari pun mulai sore menandakan perpisahan dan kembali pulang. Tak rela rasanya kebahagiaan ini akhirnya selesai. Dalam benakku, aku kan kembali esok.

4. Contoh Paragraf Narasi Tentang Liburan
Berlibur ke Rumah Nenek

Setiap libur akhir pekan, Ami selalu pergi ke rumah nenek. Nenek tinggal seorang diri. Oleh karena itu Ami sering berkunjung untuk menemani nenek. Terkadang Ani bertemu dengan sepupu-sepupu yang kebetulan berkunjung juga ke rumah nenek.

Satu aktivitas yang disukai Ami saat berlibur ke rumah nenek adalah bermain bersama ikan koi peliharaan nenek. Nenek mempunyai peliharaan ikan koi yang besar-besar.

Ami terbiasa berenang dan bermain bersama ikan koi. Tak lupa Ami juga memberi makan ikan tersebut. Ami sangat senang berlibur akhir pekan ke rumah nenek.

5. Contoh Paragraf Narasi Tentang pendidikan
Tuntutlah Ilmu Setinggi Mungkin

Ilmu adalah suatu hal yang sangat penting di dunia ini. Ilmu bisa membuat manusia menjadi mulia dan ilmu juga bisa membuat manusia menjadi kejam. Sangking pentingnya ilmu bahkan Nabi Muhammad SAW telah memerintahkan kita untuk menuntut ilmu hingga ke negeri china. Yang dimaksud dengan hingga ke negeri China adalah kita dianjurkan untuk menuntut ilmu hingga ke tempat yang sangat jauh. Dengan menuntut ilmu, kita pasti akan menjadi orang yang berilmu.

Menjadi orang yang berilmu sangatlah bermanfaat. Mereka memiliki derajat yang lebih tinggi di mata tuhan di bandingkan dengan orang-orang yang tidak berilmu. Hal ini dikarenakan orang-orang berilmu dapat memberikan kemaslahatan atau manfaat bagi orang banyak. Orang-orang berilmu juga bisa menjadi pemimpin yang baik dan bijaksana. Terlebih lagi dengan ilmu orang-orang bisa membangun peradaban ke arah yang lebih baik.

Tak hanya bermanfaat bagi orang banyak, ilmu juga bermanfaat bagi dir sendiri, antara lain dengan berilmu kita akan dihormati dengan orang-orang, tetapi orang berilmu juga tidaklah gila akan penghormatan karena mereka mengambil ajaran padi yang semakin berisi semakin merunduk, dengan berilmu juga kita bisa mewujudkan impian-impian kita.

Oleh karena itu, marilah kita menuntut ilmu setinggi mungkin agar kita menjadi orang yang pintar sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain dan diri sendiri. Janganlah malas dalam menuntut ilmu karena kebodohan akan menghampiri kita dan bagi yang sedang menuntut ilmu, manfaatkanlah kesempatan itu dengan baik karena ada banyak orang di sana yang tidak mendapatkan kesempatan yang sama.

6. Contoh Paragraf Narasi Tentang Bencana Alam
Pasca Tanah Longsor

Rabu 03 oktober 2012, di desa Wanujoyo Baru kec. Piyungan, Bantul tepatnya jam 5 pagi setelah sholat subuh terjadi tanah longsor. 2 rumah warga tertimbun tanah longsor yang berada dibelakang rumah mereka.

Diduga tanah longsor ini terjadi akibat hujan yang mengguyur desa Wanujoyo Baru semalam. 4 orang menjadi korban dalam bencana alam ini, 2 tewas , 1 luka-luka dan 1 masih dalam pencarian tim SAR. Menurut warga sekitar, Tono (pemilik rumah) sedang pergi ke masjid bersama istrinya, sedangkan kedua anaknya berada dirumah bersama kakek dan neneknya.

Kedua anak dan neneknya tewas seketika karena tertimpa reruntuhan bangunan, sedangkan kakeknya selamat. Sedangkan dirumah satunya milik bapak Rudi yang sedang ditinggal pulang kampung oleh keluarganya rusak parah. Warga setempat mencoba menghubungi keluarga yang bersangkutan tetapi tidak ada jawaban. Keluarga korban berusaha mencari barang-barang yang masih bisa terpakai.

Untuk sementara keluarga korban akan tinggal dirumah tetangga, dan korban tewas akan dibawa ke rumah sakit untuk di otopsi. Hal ini membuat shock keluarga korban. Kerugian ditaksir sekitar ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Kalimat Majemuk - Pengertian, Ciri-ciri dan contohnya

Saat ini saya sedang bersama kepala desa Wanujoyo Baru yakni bapak windarto :

Saya : “Selamat pagi bapak, kira-kira apa sebabnya tanah longsor ini terjadi pak?”
Kades : “Tanah longsor ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur desa Wanujoyo Baru semalam.”
Saya : “Berapa jumlah korban dalam bencana tanah longsor ini pak?”
Kades : “Korbannya itu 4 orang yang 2 tewas ditempat, yang 1 luka luka, dan yang satunya masih dalam pencarian.”
Saya : “Berapa rumah yang tertimbun tanah logsor pak?”
Kades : “2 rumah yang satu rusak ringan milik bapak Tono dan yang satunya rusak parah milik bapak Rudi.”
Saya : “Lantas keluarga korban tinggal dimana pak?”
Kades : “Untuk sementara keluarga korban akan tinggal di rumah tetangga.”
Saya : “Kira-kira berapa kerugiannya pak?”
Kades : “Kerugiannya kira-kira ratusan juta rupiah.”
Saya : “Oke terima kasih bapak kepala desa wanujoyo baru. Saya Muhammad Fahrur Rifa’I, Wanujoyo Baru, melaporkan. Kembali dengan Windi di studio.

7. Contoh Paragraf Narasi Dengan Pola Urutan Waktu
Aku adalah salah satu murid dari sekolah faforit di kotaku. Setiap hari, jadwalku di sekolah sangat padat. Bel masuk di sekolahku memang baru masuk pukul 07.00, tapi kubiasakan setiap hari untuk bangun pagi pukul 04.00 agar tidak tergesa-gesa.

Setelah bangun biasanya aku akan langsung mengambil air wudhu untuk shalat subuh. Tak lupa aku menata buku sesuai mata pelajaran hari ini. Kusempatkan juga mengecek beberapa buku kalau-kalau ada pr yang belum kukerjakan. Setelah makan pagi dan mandi, yaitu sekitar pukul 06.15, aku langsung menuju ke sekolah.

Aku biasa pergi ke sekolah naik sepeda motor, kadang juga naik kendaraan umum. Pukul 06.30 aku sudah sampai di sekolah karena jarak rumahku dari sekolah tidak terlalu jauh hanya sekitar 10 km. Pelajaran di sekolah biasanya selesai pada pukul 14.00, namun di hari-hari tertentu kami harus mengikuti kegiatan pendalaman materi dan baru pulang pukul 16.00.

Paragraf di atas hanyalah contoh sederhananya saja, jadi tidak harus sama persis seperti itu. Jika diperhatikan, paragraf tersebut berisi urutan waktu, seperti: bangun pukul 04.00, berangkat sekolah pukul 06.15, sampai di sekolah pukul 06.00, dan pulang sekolah pukul 14.00.

8. Contoh Paragraf Narasi Dengan Pola Urutan Tempat
Marco Polo adalah salah satu penjelajah paling terkenal di dunia. Petualangan bersejarah Marco Polo dimulai pada tahun 1272 dari kota kelahirannya yaitu Venesia menuju ke daerah selatan Irak dan tinggal selama satu tahun disana.

Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Teluk Persia menuju Khurasan lalu tinggal di Afghanistan selama satu tahun. Selama tinggal di Afghanistan, ia juga mengunjungi beberapa tempat seperti Pakistan dan Khasmir.

9. Contoh Paragraf Narasi Tentang Sugestif Singkat
Tiga hari lamanya aku mengalami koma tanpa pernah bangun. Dan ketika aku terbangun dari mimpiku, perlahankubukakan mataku, seluruh keluargaku ada disampingku. Ayah, ibu, kedua kakakku, paman dan bibi serta teman-temanmu telah ada disampingku. Suara ayat-ayat Al-Quran terdengar dan aku senang mereka tidak marah padaku karena aku pergi tanpa pamitan. Ayah menyadari aku terbangun dengan cepat memanggilku…

10. Contoh Paragraf Narasi Tentang Keluarga
Mudik Lebaran

Sehari setelah diliburkannya sekolah menjelang lebaran tepatnya 1 minggu sebelum hari raya, aku bersama keluargaku mudik ke kampung halamanku dengan mengendarai kendaraan pribadi untuk menajalankan lebaran bersama keluarga di kampung halaman kami.

Sebelum berangkat kami telah mempersiapkan dari jauh hari perbekalan, barang-barang bawaan, bahkan kesehatan kami. kami mudik dengan menumpangi sebuah mobil. untuk menjamin segala seuatu yang tak dinginkan terjadi kami membawa barang-barang secukupnya saja tidak melebihi bobot bawaan mobil dan mengendari mobil dengan pelan, sabar, tidak terburu-buru , dan yang paling penting adalah mengikuti seglala aturan lalu lintas yang ada. tak lupa kami membawa semua surat-surat kendaraan, sim, stnk, dan tak perlu membawa helem.

Baca Juga :  Zaman Mesozoikum

Kami melawati jalan utama dan mengantri di krumunan kemacetan hingga sore hari, hingga pada malam harinya tepatnya jam 21.10 kami tiba di rumah kakek dan nenek. kami semua kelelahan dan menuju ke kamar yang telah di siapkan kakek dan nenek mendengar kami akan ke sana. sungguh perjalanan yang amat melelahkan.

11. Contoh Paragraf Narasi Tentang Pengalaman
Pengalaman Tamasya

Pada tanggal 5 Juli aku berangkat tamasya ke Bali bersama sekolah. Aku bangun pagi-pagi sekali karena jam 7 harus tiba di sekolah. Pukul 6.45 aku tiba di sekolah. Tampak di pinggir jalanan bus-bus berjejeran. Aku langsung masuk ke bis.

Kami tiba di Bali pukul 2 siang setelah menaiki kapal feri. Pukul 5 kami tiba di hotel untuk check in. Perjalanan dimulai besok pagi. Kami langsung check out dari hotel. Ada yang memanfaatkan waktu untuk istirahat. Ada juga yang menumpang Gojek untuk berkeliling Denpasar dan Kuta.

Keesokan harinya, kami pergi ke Ubud. Kami berkeliling disana mulai dari monkey forest dan wisata belanja. Kemudian kami pergi menuju Tampaksiring untuk melihat pura. Tujuan terakhir kami adalah Goa Gajah. Setelah itu kami mengunjungi pusat oleh-oleh dan langsung pulang ke daerah kami.

12. Contoh Paragraf Narasi Tentang Ekspositoris
Leonita Cantika adalah anak bungsu dari 6 orang bersaudara, lahir di Bandung tanggal 3 November 1992. Nita, biasa ia dipanggil, lahir dari keluarga yang sederhana. Ayahnya adalah seorang pegawai negeri sipil yang bertugas di Departemen Agama sementara ibunya adalah seorang pedagang. Ketika Nita lahir ayahnya sudah memasuki masa tua, yakni 51 tahun.

Sang ayah didiagnosis menderita penyakit komplikasi paru-paru sejak Nita masih sangat kecil. Maka tak heran, Nita kecil lebih banyak menghabiskan masa kecilnya dengan merawat sang ayah dibandingkan bermain dengan teman-teman seusianya. Hubungan Nita dan ayahnya sangat dekat, tak hanya sebatas hubungan ayah dan anak tetapi sudah seperti dua orang yang bersahabat.

Ketika Nita menginjak umur 8 tahun, kondisi kesehatan ayahnya semakin memburuk. Nita menjadi semakin sering tidak masuk sekolah karena menemani sang ayah yang harus keluar masuk rumah sakit. Berpindah dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya dan bolak balik memanggil dokter pribadi ke rumah menjadi hal yang biasa bagi Nita sekeluarga.

Enam bulan lamanya berjuang tanpa lelah serta menempuh segala jalan yang ada dan memungkinkan, ternyata Nita dan keluarganya harus menerima kenyataan terpahit. Ayah Nita meninggal dunia ketika Nita belum genap berumur 9 tahun. Kepergian ayahnya merupakan mimpi terburuk bagi Nita , dan menjadi penyebab perubahan drastis dalam hidupnya. Nita yang ceria dan mudah akrab dengan orang lain berubah menjadi Nita yang pendiam dan tertutup.

Demikianlah pembahasan mengenai Contoh Paragraf Narasi Lengkap Beserta Penjelasannya semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.