Industri – Pengertian Menurut Ahli, Macam, Jenis dan Contoh

Industri – Pengertian Menurut Ahli, Macam, Jenis dan Contoh – Industri merupakan suatu kegiatan ekonomi yang mengolah barang mentah, bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi untuk dijadikan barang yang lebih tinggi kegunaannya. Secara umum definisi mengenai industri bermacam-macam namun pada dasarnya pengertiannya tidak berbeda satu sama lainnya, adapun definisi menurut Sukirno adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan ekonomi yang tergolong dalam sektor sekunder.

Kegiatan itu antara lain adalah pabrik tekstil, pabrik perakitan dan pabrik pembuatan rokok. Dari beberapa pengertian industri maka secara garis besar dapat disimpulkan bahwa industri adalah kumpulan dari beberapa perusahaan yang memproduksi barang-barang tertentu dan menempati areal tertentu dengan output produksi berupa barang atau jasa.

Akan tetapi kita sendiri kerap kali kurang memahami akan pengertian industry tersebut, dan hal – hal yang terkait di dalamnya. Oleh karena itu, saya menjadikan “Industri” sebagai bahan untuk penulisan makalah ini.

Pengertian Industri

Industri adalah usaha atau kegiatan pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Usaha perakitan atau assembling dan juga reparasi adalah bagian dari industri. Hasil industri tidak hanya berupa barang, tetapi juga dalam bentuk jasa.

Industri merupakan suatu kegiatan yakni mengolah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang memiliki nilai tambah untuk mendapatkan keuntungan. Dalam istilah “industri” berasal dari bahasa latin industria yang berarti “tenaga kerja”. Untuk hal ini negara maju identik dengan kegiatan perindustrian yang maju pula. Untuk hal demikian ini supaya kita lebih dapat memahami arti kata industri, nah berikut ini beberapa pengertian industri menurut para ahli, kalau begitu langsung saja simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Industri Menurut Para Ahli
Adapun beberapa pengertian industri menurut para ahli yang diantaranya yaitu:

Menurut Undang-Undang No 5 Tahun 1984 Tentang Perindustrian
Industri merupakan kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan/atau barang jadi menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun dan perekayasaan industri.

Menurut Bambang Utoyo
Pengertian industri secara sempit ialah semua kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh manusia untuk mengolah bahan mentah yang ada menjadi bahan setengah jadi atau mengolah barang setengah jadi tersebut menjadi barang yang sudah benar-benar jadi sehingga memiliki berbagai kegunaan yang lebih bagi kepentingan manusia.

Pengertian industri secara luas ialah setiap kegiatan manusia yang bergerak dalam bidang ekonomi yang memiliki sifat produktif dan komersial dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

  • Menurut Tim Grasindo
    Industri merupakan segala macam pekerjaan yang menghasilkan uang.
  • Menurut Sukimo
    Industri ialah perusahaan yang menjalankan kegiatan ekonomi yang tergolong dalam sektor sekunder.
  • Menurut Teguh S. Pamudi
    Industri merupakan sekelompok perusahaan yang menghasilkan produk yang dapat saling menggantikan satu sama lain.
  • Menurut Kartasapoetra
    Industri merupakan kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan atau barang jadi, menjadi barang dengan nilai yang lebih tinggi lagi penggunaannya, termasuk kegiatan rancang bangun industri dan perekayasaan industri.
  • Menurut Dra. Sri Milaningsih
    Industri berasal dari bahasa latin yaitu industria yang berarti buruh atau tenaga kerja.
  • Menurut I Made Sandi
    Industri merupakan usaha untuk memproduksi barang jadi dengan bahan baku atau bahan mentah melalui proses produksi penggarapan dalam jumlah besar sehingga barang tersebut dapat diperoleh dengan harga serendah mungkin tetapi dengan mutu setinggi-tingginya.
  • Menurut KBBI “Kamus Besar Bahasa Indonesia”
    Industri merupakan kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan misal mesin.
  • Menurut Badan Pusat Statistik
    Industri ialah sebuah kesatuan unit usaha yang menjalankan kegiatan ekonomi dengan tujuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang berdomisili pada sebuah tempat atau lokasi tertentu dan memiliki catatan administrasi sendiri.
  • Menurut Anto Pracoyo Dan Tri Kurnawangsih
    Industri ialah sebuah kumpulan dari beberapa perusahaan firma yang menghasilkan barang atau jasa yang sejenis yang ada dalam sebuah pasar.
  • Menurut Hinsa Sahaan
    Industri ialah bagian dari proses yang mengelola bahan mentah menjadi bahan baku atau bahan baku menjadi barang jadi sehingga menjadi barang yang bernilai bagi masyarakat.
  • Menurut Wirastuti Dan Dini Natalia
    Industri ialah kegiatan mengolah bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang mendatangjan keuntungan.
  • Menurut Hasibuan
    Pengertian industri sangat luas, dapat dalam lingkup makro maupun mikro, secara mikro industri ialah kumpulan dari perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang-barang yang homogen atau barang-barang yang mempunyai sifat yang saling mengganti sangat erat. Dari segi pembentukan pendapatan yakni cenderung bersifat makro.
  • Industri ialah kegiatan ekonomi yang menciptakan nilai tambah, jadi batasan industri yaitu secara mikro sebagai kumpulan perusahaan yang menghasilkan barang sedangkan secara makro dapat membentuk pendapatan.
  • Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Sumatera Utara
    Industri ialah suatu aktivitas untuk mengubah bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi dengan tujuan untuk dijual.
  • Menurut Martin “Dalam Kartasapoetra, 2000”
    Indsutri ialah kumpulan dari berbagai perusahaan “firm” yang memproduksi “a” bahan mentah yang sama “b” proses produksi yang sama dan “c” hasil yang sama.
  • Menurut Moh. Hatta
    Industri ialah upaya untuk mengubah struktur pertanian ke dalam struktur industri.
  • Menurut Encyclopedia Indonesia
    Industri merupakan bagian dari proses produksi yang tidak mengambil bahan-bahan tersebut langsung dari alam untuk konsumsi, tetapi bahan-bahan diproses dan akhirnya menjadi komoditas yang berharga kepada masyarakat.
  • Menurut George T. Renner
    Industri merupakan semua kegiatan manusia dalam ekonomi produktif/memproduksi barang dan uang.
  • Menurut Encyclopedia Americana
    Industri merupakan kegiatan kelompok yang menumbuhkan benda ekonomi dan pengguna.
  • Menurut Sudut Pandang Geografi
    Industri merupakan sesuatu yang merupakan perpaduan dari subsistem fisik dan subsistem manusia.
Baca Juga :  45 Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Tujuan Pembangunan Industri

Adapun tujuan dari pembangunan industri yaitu :

  • Meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata dengan memanfaatkan dana, sumber daya alam, dan/atau hasil budidaya serta dengan memperhatikan keseimbangan dan kelestarian lingkungan hidup;
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap, mengubah struktur perekonomian ke arah yang lebih baik, maju, sehat, dan lebih seimbang sebagai upaya untuk mewujudkan dasar yang lebih kuat dan lebih luas bagi pertumbuhan ekonomi pada umumnya, serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri pada khususnya;
  • Meningkatkan kemampuan dan penguasaan serta mendorong terciptanya teknologi yang tepat guna dan menumbuhkan kepercayaan terhadap kemampuan dunia usaha nasional;
  • Meningkatkan keikutsertaan masyarakat dan kemampuan golongan ekonomi lemah, termasuk pengrajin agar berperan secara aktif dalam pembangunan industri;
  • Memperluas dan memeratakan kesempatan kerja dan kesempatan berusaha, serta meningkatkan peranan koperasi industri;
  • Meningkatkan penerimaan devisa melalui peningkatan ekspor hasil produksi nasional yang bermutu, disamping penghematan devisa melalui pengutamaan pemakaian hasil produksi dalam negeri, guna mengurangi ketergantungan kepada luar negeri;
    Mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan industri yang menunjang pembangunan daerah dalam rangka pewujudan Wawasan Nusantara;
    Menunjang dan memperkuat stabilitas nasional yang dinamis dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional.

Faktor Penghambat Pembangunan Industri

Penguasaan teknologi masih perlu ditingkatkan
Mutu barang yang dihasilkan masih kalah bersaing dengan negara-negara lain
Promosi di pasar internasional masih sangat sedikit dilakukan
Jenis-jenis barang tertentu bahan bakunya masih sangat tergantung dengan negara lain
Sarana dan prasarana yang dibutuhkan belum merata di seluruh Indonesia
Modal yang dimiliki masih relatif kecil

Baca Juga :  Organizational Citizenship Behavior – Pengertian, Aspek, Dimensi, Motif, Implikasi, Manfaat dan Faktor

Dampak Positif Pembangunan Inddustri

  • Terbukanya lapangan kerja
  • Terpenuhinya berbagai kebutuhan masyarakat
  • Pendapatan/kesejahteraan masyarakat meningkat
  • Menghemat devisa negara
  • Mendorong untuk berfikir maju bagi masyarakat
  • Terbukanya usaha-usaha lain di luar bidang industri
  • Penundaan usia nikah

Dampak Negatif Pembangunan Industri

  • Terjadi pencemaran lingkungan
  • Konsumerisme
  • Hilangnya kepribadian masyarakat
  • Terjadinya peralihan mata pencaharian
  • Terjadinya urbanisasi di kota-kota
  • Terjadinya permukiman kumuh di kota-kota

Jenis / macam-macam industri berdasarkan tempat bahan baku

Industri ekstraktif
Industri ekstraktif adalah industri yang bahan baku diambil langsung dari alam sekitar. Contoh : pertanian, perkebunan, perhutanan, perikanan, peternakan, pertambangan, dan lain lain.

Industri nonekstaktif
Industri nonekstaktif adalah industri yang bahan baku didapat dari tempat lain selain alam sekitar.

Industri fasilitatif
Industri fasilitatif adalah industri yang produk utamanya adalah berbentuk jasa yang dijual kepada para konsumennya. – Contoh : Asuransi, perbankan, transportasi, ekspedisi, dan lain sebagainya.

Golongan / macam industri berdasarkan besar kecil modal

  1. Industri padat modal adalah industri yang dibangun dengan modal yang jumlahnya besar untuk kegiatan operasional maupun pembangunannya
  2. Industri padat karya adalah industri yang lebih dititik beratkan pada sejumlah besar tenaga kerja atau pekerja dalam pembangunan serta pengoperasiannya.

Jenis / macam industri berdasarkan klasifikasi atau penjenisannya

Berdasarkan SK Menteri Perindustrian No.19/M/I/1986
Industri kimia dasar
contohnya seperti industri semen, obat-obatan, kertas, pupuk, dsb
Industri mesin dan logam dasar
misalnya seperti industri pesawat terbang, kendaraan bermotor, tekstil, dll
Industri kecil
Contoh seperti industri roti, kompor minyak, makanan ringan, es, minyak goreng curah, dll
Aneka industri
misal seperti industri pakaian, industri makanan dan minuman, dan lain-lain.

Baca Juga :  8 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa

Jenis-jenis / macam industri berdasarkan jumlah tenaga kerja

Industri rumah tangga
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 1-4 orang.
Industri kecil
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 5-19 orang.
Industri sedang atau industri menengah
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 20-99 orang.
Industri besar
Adalah industri yang jumlah karyawan / tenaga kerja berjumlah antara 100 orang atau lebih.

Pembagian / penggolongan industri berdasakan pemilihan lokasi

Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada pasar (market oriented industry)
Adalah industri yang didirikan sesuai dengan lokasi potensi target konsumen. Industri jenis ini akan mendekati kantong-kantong di mana konsumen potensial berada. Semakin dekat ke pasar akan semakin menjadi lebih baik.

Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada tenaga kerja / labor (man power oriented industry)
Adalah industri yang berada pada lokasi di pusat pemukiman penduduk karena bisanya jenis industri tersebut membutuhkan banyak pekerja / pegawai untuk lebih efektif dan efisien.

Industri yang berorientasi atau menitikberatkan pada bahan baku (supply oriented industry)
Adalah jenis industri yang mendekati lokasi di mana bahan baku berada untuk memangkas atau memotong biaya transportasi yang besar.

Macam-macam / jenis industri berdasarkan produktifitas perorangan

Industri primer
Adalah industri yang barang-barang produksinya bukan hasil olahan langsung atau tanpa diolah terlebih dahulu Contohnya adalah hasil produksi pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan sebagainya.

Industri sekunder
Industri sekunder adalah industri yang bahan mentah diolah sehingga menghasilkan barang-barang untuk diolah kembali. Misalnya adalah pemintalan benang sutra, komponen elektronik, dan sebagainya.

Industri tersier
Adalah industri yang produk atau barangnya berupa layanan jasa. Contoh seperti telekomunikasi, transportasi, perawatan kesehatan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Demikianlah pembahasan mengenai Industri – Pengertian Menurut Ahli, Macam, Jenis dan Contoh semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.