Kalimat Penjelas – Pengertian, Ciri dan Fungsinya

Kalimat Penjelas – Pengertian, Ciri dan Fungsinya – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Kalimat Penjelas yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, ciri, fungsi dan contoh, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Kalimat Penjelas

Kalimat penjelas adalah kalimat yang berfungsi sebagai pendukung atau penguat gagasan pokok yang ada pada kalimat utama. Kalimat penjelas sendiri bersifat khusus. Dengan kata lain, kalimat ini ada karena pengembangan dari suatu kalimat umum.

Di dalam suatu tulisan atau paragraf, bentuk kalimat penjelas biasanya berupa data-data, contoh, fakta, maupun opini yang mendukung kalimat utama.

Oleh karena itu semakin banyak kalimat utama di dalam sebuah paragraf, maka semakin baik pula paragraf tersebut karena kebenarannya didukung atau dibuktikan dengan kalimat-kalimat penjelas tersebut.

Ciri-Ciri Kalimat Penjelas

Kalimat penjelas di dalam suatu peragraf dapat diidentifikasikan sebagai berikut ini:

  • Kalimat penjelas bersifat khusus.
  • Kalimat penjelas ada kaitannya dengan kalimat sebelumnya.
  • Biasanya memiliki konjungsi atau kata-kata sambung antar kalimat.
  • Tidak bisa berdiri sendiri dikarenakan maknanya akan kabur jika dipisah dengan kalimat lainnya.
  • Kalimat penjelas biasanya berupa data, fakta, contoh, opini dan sebagainya.

Fungsi Kalimat Penjelas

Berikut ini terdapat beberapa fungsi kalimat penjelas, terdiri atas:

  • Untuk menjelaskan kalimat utama
  • Memaparkan informasi pendukung
  • Agar paragraf lebih padu dan berisi
Baca Juga :  Atlas - Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Unsur-unsur Atlas

Contoh Kalimat Penjelas

Berikut ini terdapat beberapa contoh kalimat penjelas, terdiri atas:

  1. Menentukan Kalimat Penjelas yang Tidak Padu
    Cermati paragraf di bawah ini dengan seksama!

Terjadinya kerusakan lingkungan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat, ludang keringh disebabkan masih lemahnya penegakan aturan di bidang lingkungan.
Bahkan, beberapa kasus yang benar-benar merusak lingkungan pun kadang luput dari jeratan hukum.
Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jawa Barat, Ade Suhanda Adnawidjaja menyatakan secara ideal asus yang menyangkut lingkungan seharusnya ditangani pihak eksekutif.
Namun, hal itu tidak sanggup dilakukan mengingat adanya keterbatasan kewenangan dan personel.
Oleh lantaran itu, penegakan aturan dalam aneka macam bidang harus dilaksanakan secara membersihkan, transparan, dan profesional.
Kalimat penjelas yang tidak padu dalam paragraf di atas ialah ….

A. Kalimat 1
B. Kalimat 2
C. Kalimat 3
D. Kalimat 4
E. Kalimat 5

Pembahasan :

Sebuah paragraf intinya merupakan rangkaian kalimat yang saling bekerjasama dan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan. Di dalam sebuah paragraf terdapat gagasan utama dan gagasan penjelas. Gagasan utama merupakan dasar pengembangan sebuah paragraf dan biasanya dituangkan dalam kalimat utama.

Sedangkan gagasan pendukung merupaka gagasan yang berfungsi memperjelas gagasan utama dan biasanya dituangkan ke dalam beberapa kalimat penjelas. Antara kalimat utama dan kalimat penjelas harus terdapat relevansi dan disusun sedemikian rupa semoga dihasilkan susunan yang padu sehingga paragraf mempunyai satu kesatuan pokok pembahasan dan tidak sumbang.

Baca Juga :  Megabiodiversitas Adalah – Pengertian, Karakteristik Dan Bentuk

Kalimat tidak padu merupakan kalimat yang tidak mendukung inspirasi pokok atau melenceng dari topik pembahasan. Topik paragraf di atas ialah “Lemahnya penegakan huku di bidang lingkungan”, dengan demikian kalimat yang tidak padu ialah kalimat kelima, yaitu “Oleh lantaran itu, penegakan aturan dalam aneka macam bidang harus dilaksanakan secara membersihkan, transparan, dan profesional”.

Jika diperhatikan, kalimat lima memang menyinggung problem penegakan hukum, namun tidak secara spesifik memperjelas problem penegakan aturan di bidang lingkungan. Kalimat tersebut ludang keringh cocok jikalau topiknya ialah mengenai pengaplikasian penegakan aturan di segala bidang. Lagipula kalimat tersebut cenderung merupakan tanggapan dan sama sekali tidak menyimpulkan apa yang dibahas pada kalimat sebelumnya.

Jawaban : E

Demikian pembahasan kali ini terkait Kalimat Penjelas – Pengertian, Ciri dan Fungsinya. Semoga bermanfaat dan terima kasih banyak atas kunjungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.